Otty H.C. Ubayani pemilik OH Center yang juga dikenal sebagai Notaris/PPAT di Jakarta Selatan

Jakarta, innews.co.id – Kehadiran vaksin korona melahirkan harapan baru untuk menekan laju penyebaran Covid-19. Meski begitu, protokol kesehatan harus tetap dijalankan, bahkan menjadi budaya dalam keseharian.

Dalam kurun waktu hampir setahun penyebaran Covid-19 di Indonesia, diakuinya, ekonomi Indonesia terjun bebas. Namun, bukan berarti harus injak rem. “Sisi positif yang saya lihat dengan adanya pandemi ini adalah kita diajar untuk mengeluarkan segala daya upaya untuk bisa bertahan, terutama para pengusaha. Tidak mudah, karena terbukti banyak yang tumbang. Meski begitu, banyak juga yang tidak sekadar bertahan, namun bisnisnya malah semakin melebar karena ada inovasi dan terobosan yang ia lakukan,” urai Otty yang dikenal sebagai Notaris/PPAT di Jakarta Selatan ini seraya mengatakan saat ini bisnis-bisnis yang bersinggungan dengan teknologi seolah menjadi primadona.

Misal, kalau mau jadi notaris, jangan hitung-hitung waktu, tapi berupaya untuk mewujudkannya. Jangan karena melihat 2021 masih belum ada harapan, keinginan menjadi notaris pun ditunda. Rezeki tidak akan tertukar. “Sepanjang kita berusaha, Tuhan pasti meridhoi,” yakin Otty kepada innews, di Jakarta, Senin (18/1/2021).

OH Center di bilangan Cilandak, Jakarta Selatan

Di masa pandemi ini, lanjut pemilik OH Center ini, merupakan saat untuk menata usaha secara perlahan. Saat pandemi usai, bisa langsung tinggal landas. Memang butuh perjuangan dan kreatifitas, tapi itu bisa perlahan dijalankan.

Dirinya juga melihat, peluang-peluang tetap terbuka. “Saya juga melihat, Presiden Joko Widodo cukup memberi perhatian bagi perusahan dan kalangan perbankan dalam bentuk pemberian stimulus dan bantuan ekonomi lainnya,” kata Otty yang juga Ketua Umum Ikatan Alumni Kenotariatan (Ikanot) Universitas Diponegoro ini.

Meski begitu, Otty berharap pandemi ini bisa segera berakhir, sehingga lapangan kerja kembali terbuka lebar dan perekonomian negara pulih kembali. (RN)