Jakarta, innews.co.id – Dalam upaya mendukung perkembangan UMKM, iForte Payment Infrastructure (iFortepay), anak usaha PT Profesional Telekomunikasi Indonesia (Protelindo) merilis layanan acquiring QRIS, yang memungkinkan pelaku usaha memperoleh QRIS tanpa persyaratan membuka rekening baru.
“Inisiatif ini membuka akses pembayaran digital yang lebih inklusif, memudahkan transaksi, dan mempercepat adopsi ekonomi digital di kalangan UMKM,” kata CEO iFortepay Valerino Wijaya, dalam siaran persnya, di Jakarta, Jumat (13/2/2026).
Dijelaskan, pihaknya melihat masih banyak pelaku usaha kecil yang kesulitan akses karena hambatan administratif.
Untuk itu, iFortepay hadir sebagai solusi yang mempermudah proses tersebut agar dapat membantu UMKM berkembang secara berkelanjutan.
Dalalm hal ini, iFortepay menyederhanakan proses pembuatan QRIS dengan hanya dengan KTP, foto selfie dengan KTP, dan informasi dasar usaha.
“Melalui platform iFortepay, pelaku usaha akan mengelola transaksi secara real-time dengan pilihan QRIS statis maupun dinamis, didukung struktur biaya yang kompetitif serta berbagai metode pembayaran on the spot. Seluruh transaksi mulai dari status dibuat, masuk, hingga pending dapat dipantau langsung melalui aplikasi, sekaligus dilengkapi fitur pengunduhan laporan keuangan,” urainya.
Dirinya menilai, UMKM membutuhkan solusi pembayaran yang tidak rumit, transparan, dan terjangkau. Karenanya, iFortepay hadir untuk menjembatani kebutuhan tersebut, agar pelaku usaha lokal bisa fokus mengembangkan bisnisnya tanpa terbebani proses teknis yang kompleks.
Sistem single point
Berpengalaman sejak 2015, iFortepay menghadirkan sistem single point of contact yang mengintegrasikan lebih dari 20 metode pembayaran, termasuk kartu kredit, direct debit, virtual account, e-wallet, dan QRIS.
Pelaku usaha dapat menerima pembayaran dari berbagai platform seperti OVO, DANA, LinkAja, serta seluruh aplikasi mobile banking di Indonesia.
Kini, total transaksi yang dilayani iFortepay dari segmen UMKM, sebesar 1,2 juta per bulan. Ditargetkan, pada 2026 ini akan meningkat lima kali lipat seiring meningkatnya adopsi merchant dan preferensi terhadap pembayaran digital.
Selain melayani UMKM dan bisnis lokal, iFortepay juga berkontribusi sebagai penyedia infrastruktur pembayaran pendukung bagi sejumlah perusahaan, termasuk XLSMART, Blibli, BCA Finance, tiket.com, dan BIMC Hospital, sebagai bagian dari ekosistem pembayaran digital terintegrasi.
“Dengan infrastruktur dan jaringan Protelindo dan Djarum yang tersebar luas, kami berharap bisa menjangkau lebih banyak UMKM, termasuk di daerah yang belum terlayani optimal. Bersama regulator, pelaku industri lain, dan komunitas UMKM, kami optimistis ekosistem digital Indonesia akan semakin inklusif dan memberdayakan pelaku usaha di seluruh level,” pungkasnya. (RN)












































