Jakarta, innews.co.id – Forum Pemberdayaan Perempuan Indonesia (FPPI) secara khusus menemui Menteri Tenaga Kerja RI Prof. Yassierli, ST., MT., Ph.D., untuk menyampaikan proposal program argoforesty dan upskilling bagi mahasiswa di Politeknik Venezuela Aceh (Poliven), Kamis, 4 Februari 2026 lalu.
“Alhamdulillah, usulan program argoferesty dan upskiling di Poliven Aceh langsung ditindaklanjuti oleh Pak Menteri Ketenagakerjaan. Kami menyampaikan niatan untuk berkolaborasi di kampus binaan DPD FPPI Aceh tersebut,” kata Ketua Umum DPP FPPI Dr. Marlinda Irwanti Poernomo, dalam keterangan persnya, di Jakarta, Selasa (3/3/2026).

Kepada Menaker, Anggota DPR RI periode 2014-2019 ini menyampaikan pentingnya program argoforesty dan upskilling bagi mahasiswa yang memiliki peminatan perkebunan, perikanan, kehutanan dan peternakan di kampus yang dibangun oleh Pemerintah Venezuela pasca bencana tsunami di Aceh.
Menaker merespon positif niatan FPPI melaksanakan dua program tersebut dan berharap bisa lebih memajukan Poliven Aceh.
Seminggu setelah pertemuan tersebut, Menaker mengutus Prof. Dr. Sukro Muhab, berkunjung ke Poliven Aceh untuk menindaklanjuti hasil audiensi.

“Terima kasih Pak Menteri untuk gerak cepat (gercep) nya. Insyaallah program argoforesty dan upskilling akan dilaksanakan tahun 2026 ini,” imbuhnya.
Dirinya meminta Pengurus DPD FPPI Aceh untuk terus memonitor dan membantu implementasi program ini.

Baginya, kegiatan ini menjadi pilot project bagi DPD FPPI di seluruh Indonesia.
“Kegiatan FPPI dan Kemenaker menjadi salah satu karya nyata menyiapkan generasi emas 2045, di mana pemerintah hadir di dunia pendidikan dalam menjalankan Astacita Prabowo,” tukasnya. (RN)









































