Bendum Pakuwojo Ajak Komunitas Kedaerahan Bantu Majukan Ekonomi Berbalut Kearifan Lokal

Hj. Diana Dewi, Ketua Umum KADIN DKI Jakarta

Jakarta, innews.co.id – Organisasi kemasyarakatan (Ormas) kedaerahan memiliki peran sentral dalam mendorong pengembangan kearifan lokal yang dibarengi dengan peningkatan ekonomi.

“Sebagai komunitas yang bersifat kedaerahan, ormas lokal harus bisa membantu pengembangan ekonomi yang dibalut dengan pelestarian kearifan lokal yang dimiliki. Dengan begitu, maka pelestarian budaya daerah tetap terjaga, mengiringi pertumbuhan ekonomi,” ujar Hj. Diana Dewi, Bendahara Umum Perkumpulan Keluarga Besar Purworejo (Pakuwojo), salam keterangan persnya, Senin (9/10/2023).

Lebih jauh Diana yang juga Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Provinsi DKI Jakarta ini mengatakan, kemajuan budaya daerah juga menjadi tanggung jawab komunitas masyarakat, tidak hanya pemerintah semata. “Sebagai tuan rumah di daerahnya, tentu lebih memahami bagaimana budaya lokal dan peluang-peluang usaha yang bisa dikembangkan. Ini bisa menjadi masukan bagi pemerintah setempat untuk mencarikan investor guna membuka usaha-usaha strategis, tanpa meninggalkan akar budaya lokal,” serunya.

Begitu juga, sebagai pengusaha, Diana mengajak rekan-rekan pebisnis untuk memperhatikan budaya setempat. “Bisnis yang dikembangkan di suatu wilayah haruslah beriringan dengan nilai-nilai budaya lokal. Para pengusaha harus mendukung keberadaan local wisdom di suatu daerah,” pintanya.

Diana yang juga owner Toko Daging Nusantara ini mencontohkan, pada setiap kegiatan ormas kedaerahan harus dapat memberikan tempat bagi usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). “Dengan begitu, budayanya tetap lestari, sementara UMKM-nya dapat berkembang. Ini kolaborasi yang bagus dan bisa saling melengkapi,” tutur Komisaris Independen PT Angkasa Pura Supports ini.

Menurutnya, Pakuwojo akan coba terus mendorong pelestarian budaya dan peningkatan ekonomi melalui karya-karya nyata. “Kami ingin memberikan kontribusi positif bagi daerah ini. Purworejo jangan menjadi daerah level terbawah dengan angka kemiskinan yang besar. Perlahan harus didongkrak agar perekonomian tumbuh dan kesejahteraan masyarakat bisa tercipta,” tukas Founder dan CEO PT Suri Nusantara Jaya ini.

Diana menyadari, sebagai ormas kedaerahan Pakuwojo tentu tak bisa sendiri, perlu adanya support dari pemerintah lokal. “Kami akan membangun sinergitas dan kebersamaan dengan pemerintah setempat. Duduk bersama untuk bagaimana kita memformulasikan agenda-agenda massif guna menciptakan ketahanan ekonomi dan budaya,” terang Bendahara Umum Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) Provinsi DKI Jakarta ini.

Dirinya mengapresiasi keterlibatan banyak generasi muda dalam kepengurusan DPP Pakuwojo periode 2023-2028. “Tentu kita butuh anak-anak muda yang memiliki mobilitas dan energi yang besar. Itu menambah keyakinan kami untuk berbuat lebih banyak lagi dan efektif bagi pengembangan daerah,” pungkas Diana. (RN)

Be the first to comment

Tinggalkan Balasan