Jakarta, innews.co.id – Menangani suatu perkara kepailitan bagi seorang kurator bukan perkara mudah. Banyak cerita dibalik penyelesaian suatu perkara.
Pahit manis dunia kepailitan bakal disajikan pada ‘Curhat Kurator’ yang diinisiasi oleh duet Calon Ketua Umum Asosiasi Kurator dan Pengurus Indonesia (AKPI) Nien Rafles Siregar dan Calon Sekretaris Jenderal Andreas Nahot Silitonga, di Stalk SCBD Park, Jakarta, Jumat (8/8/2025).
Giat yang berlabel ‘Sore Bersama BERANI’ ini bakal menampilkan sejumlah kurator senior yang telah malang melintang di dunia kepailitan. Mereka akan bercerita tidak saja hal-hal yang manis, tapi juga kegetiran yang dirasakan sebagai kurator.
“Kami mencoba mengupas dunia kepailitan yang telah dialami oleh para kurator senior. Bagaimana mereka berjibaku dan jatuh bangun dalam menyelesaikan perkara-perkara kepailitan di Indonesia,” kata Rafles Siregar, dalam keterangan persnya, di Jakarta, Selasa (5/8/2025).
Diharapkan acara ini bisa menambah wawasan dan membuka cakrawala berpikir teman-teman, sehingga lebih memahami seluk beluk dunia kepailitan.
“Seperti pameo, pengalaman adalah guru yang paling berharga, tentu melalui ‘Curhat Kurator’ ini, kami ingin teman-teman bisa mendapatkan pelajaran berharga dari apa yang telah dijalani oleh para kurator senior,” ujarnya.
Sementara itu, Nahot Silitonga mengajak rekan-rekan kurator untuk berbondong-bondong datang karena ini waktu yang sangat berharga, di mana para kurator senior akan buka-bukaan tentang pengalaman mereka.
Sejumlah kurator senior bakal meramaikan acara tersebut antara lain, Imran Nating, Arman Hanis, Tonggo Silalahi, Yudhi Wibhisana, Sandra Nangoy, termasuk Rafles dan Nahot.
“Mereka-mereka itu juga orang yang concern terhadap organisasi. Sehingga pengalaman mereka akan sangat berguna bagi kita semua,” tukasnya.
Rafles-Nahot merupakan peserta kontestasi pada Rapat Anggota Tahunan (RAT) AKPI yang akan diadakan di Jakarta, 26 Agustus 2025 mendatang. Mereka mendapat nomor urut 1 dari 4 peserta yang akan ‘bertanding’.
“Kami mengharapkan doa restu dan dukungan dari rekan-rekan kurator sehingga bisa memenangkan kontestasi nanti,” pungkas Rafles-Nahot. (RN)










































