Jakarta, innews.co.id – Presiden Prabowo Subianto dinilai konsisten dan tanpa kompromi dalam penegakan hukum. Hal tersebut merupakan cermin pemimpin yang taat hukum dan menempatkan hukum sebagai panglima.
Penegasan itu disampaikan Ketua Umum Kongres Advokat Indonesia (KAI) Siti Jamaliah Lubis, SH., MH., pada dua tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, di Jakarta, Rabu (21/1/2026).
“Bapak Prabowo adalah sosok yang tegas, tidak kenal kompromi dan tidak pandang buluh terhadap para pelaku tindak pidana. Bapak Presiden menunjukkan karakter kuat dalam penegakan hukum,” kata Mia Lubis–sapaan akrab praktisi hukum senior ini.
Bahkan, mereka yang ada di lingkarannya pun bila terindikasi melakukan korupsi langsung diproses.
Dicontohkan, penetapan tersangka terhadap jajaran petinggi Badan Gizi Nasional (BGN) dan mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus). Juga pengusutan dugaan korupsi di lingkungan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) dan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).
“Kedekatan dengan kekuasaan bukan lagi menjadi tameng dari jeratan hukum. Hal tersebut patut diapresiasi karena muaranya tentu memberi rasa keadilan dan kepercayaan masyarakat,” ujarnya.
Kini, masyarakat memiliki ruang lebih besar untuk merasakan keadilan melalui penindakan nyata terhadap berbagai penyimpangan.
Pro rakyat
Tak hanya itu, berbagai program yang dijalankan pemerintah saat ini, sebagai perwujudan dari janji kampanyenya, sudah berjalan dengan baik.
Contohnya, program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang semakin baik dan tepat sasaran karena menjangkau anak sekolah, ibu hamil, dan lanjut usia, dan kelompok rentan, terutama di daerah-daerah yang masuk kategori 3T (terluar, tertinggal, dan terdepan).
“Manfaat program MBG mulai dirasakan oleh masyarakat. Meski masih ada kelemahan, tapi tentu itu terus menjadi evaluasi dari pemerintah,” imbuh Mia Lubis.
Demikian halnya dengan program Sekolah Rakyat (SR) dan Koperasi Desa Merah Putih. Melalui SR, sekarang semua anak-anak Indonesia bisa mengenyam pendidikan. “Tidak boleh ada lagi anak Indonesia yang tidak bersekolah. Apalagi SR dilengkapi dengan asrama, layanan makan, dan berbagai penunjang belajar-mengajar,” tukasnya.
KDMP juga perlahan tapi pasti diyakini akan mampu menggerakkan roda perekonomian di tingkat desa dan membantu pemenuhan kebutuhan warga secara langsung.
“Kita bangga memiliki presiden yang pro rakyat. Program-program yang dibuat semuanya berujung pada peningkatan kesejahteraan rakyat,” tandasnya.
Mia Lubis mengajak rakyat Indonesia untuk mendukung pemerintahan Prabowo-Gibran. “Kita memiliki pemimpin yang membanggakan dan menaruh perhatian besar pada rakyat. Memberi koreksi dan masukan sah-sah saja, asal dilakukan secara santun dan sesuai koridor yang ada,” ucapnya mengingatkan.
Dari sejumlah program tersebut menjadi bukti nyata kesungguhan pemerintahan Prabowo dalam menyejahterakan rakyat. “Program-program tersebut menunjukkan keseriusan upaya pemerintahan Pak Prabowo dalam menyejahterakan rakyat. Kalau mungkin masih perlu dibenahi, silahkan memberi masukan,” cetusnya
Dirinya juga mengajak seluruh anggota advokat KAI proaktif mendukung program-program pemerintah yang berorientasi pada kepentingan masyarakat dan penegakan hukum, sekaligus turut berkontribusi dalam penyempurnaan pelaksanaannya. (RN)
















































