Jakarta, innews.co.id – Ratusan advokat dari berbagai daerah di Indonesia menghadiri halal bihalal Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi), di Nusantara Ballroom, Hotel Novotel Jakarta, Selasa, 7 April 2026.
Para pengurus dan anggota Peradi tampak ceria dan saling bermaafan di acara yang juga dihadiri oleh Menteri Koordinator bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Prof Yusril Ihza Mahendra bersama Wakil Menteri-nya yang juga Ketua Umum DPN Peradi Prof Otto Hasibuan, Dirjen Imigrasi Hendarsam Marantuko, dan sejumlah pejabat negara lainnya. Pesan Idul Fitri disampaikan langsung oleh Prof Komaruddin Hidayat.
“HBH ini merupakan kegiatan rutin yang tiap tahun diadakan, tidak hanya di DPN, tapi juga DPC Peradi. Begitu pun hari raya agama lain kita adakan,” kata Prof Otto Hasibuan.

Dirinya mengajak para advokat untuk membersihkan hati dari pikiran negatif dan hal-hal yang tidak baik serta menumbuhkembangkan semangat persatuan dalam membesarkan organisasi.
“Kami di Peradi menilai hari keagamaan menjadi bagian penting yang membersamai perjalanan organisasi ini. Sekaligus sebagai pengingat akan kebesaran Tuhan dan keutamaan berbuat bagi sesama,” ujarnya.
Sementara itu, Menko Kumhamimipas mengapresiasi kegiatan Peradi yang menurutnya sangat penting.

“Saat ini sudah diberlakukan UU KUHP dan KUHAP yang baru. Artinya, kita telah berhasil melahirkan suatu produk UU sendiri dan tidak lagi memakai UU peninggalan Kolonial. Itu merupakan capaian prestasi besar bagi bangsa ini,” kata Yusril.
Karenanya, dia berharap para advokat bisa benar-benar mendalami dan memahami kedua UU tersebut. “Banyak hal diperbaiki terkait kinerja advokat pada UU tersebut sehingga seorang lawyer memiliki ruang lingkup kerja yang lebih baik lagi,” tukasnya.
Di sisi lain, Komaruddin Hidayat mengajak para advokat untuk memaknai hari kemenangan (Idul Fitri) sebagai sebuah waktu yang tepat untuk memperbaiki diri sehingga dalam memberikan pelayanan kepada para pencari keadilan bisa lebih baik lagi.

Ketua Panitia HBH Anitha Puspokusumo dalam laporannya menyampaikan bahwa giat tersebut dihadiri sekitar 50 cabang yang ikut membawa ‘pasukannya’.
“Alhamdulillah, HBH bisa berjalan lancar dan menjadi momentum untuk saling memaafkan dan terus mendukung eksistensi Peradi,” ucapnya.
Penampilan paduan suara yang beranggotakan para advokat wanita Peradi begitu memukau. Begitu juga Fairuz Iyut yang membawa tamu yang hadir berdendang bersama. (RN)












































