Jakarta, innews.co.id – Kondisi perekonomian dewasa ini menuntut adanya terobosan dan langkah inovatif dari para pelaku usaha. Karenanya, peran Kamar Dagang dan Industri (KADIN) sebagai organisasi pengusaha berdasarkan UU Nomor 1 tahun 1987, menjadi semakin penting.
“Kita memahami kondisi perekonomian saat ini cukup sulit diakibatkan faktor di dalam maupun luar negeri. Untuk itu, sebagai mitra strategis pemerintah, KADIN memiliki tanggung jawab besar untuk bagaimana memastikan perputaran roda ekonomi tetap berjalan baik,” kata Ketua KADIN Kota Jakarta Pusat Samser Affandi Gultom, usai terpilih secara aklamasi pada Musyawarah Kota (MUKOTA) ke-7 KADIN Jakpus, di Hotel Tavia, Jakarta, Kamis (8/10/2026).
Untuk itu, pasca terpilih dirinya akan langsung bekerja dan menyusun ‘kabinet’ yang handal sehingga visi-misi yang dicanangkan bisa direalisasikan. Salah satunya adalah bagaimana mendorong terciptanya simbiosis mutualisme antara pengusaha besar dan pelaku UMKM.

“Sesuai arahan Ketum KADIN DKI Jakarta, di mana kami harus menjadi bridging (jembatan) bagi pengusaha besar dan UMKM. Karena itu, kita akan mendorong hal tersebut,” tambahnya.
Mengusung semangat “Pengusaha Kuat Jakarta Pusat Hebat”, Samser diyakini akan mampu membawa KADIN Jakpus semakin maju lagi.
Nantinya, lanjutnya, dirinya akan coba menjembatani dan mencarikan solusi terhadap berbagai permasalahan yang dihadapi rekan-rekan pengusaha di wilayah Jakpus. “Ini rumah kita bersama, di mana kita akan berjuang dan duduk bersama untuk mencarikan solusi terhadap persoalan-persoalan yang ada,” imbuhnya.
Dirinya juga meyakini akan bekerja maksimal untuk membesarkan organisasi serta menjalin komunikasi, baik dengan pemerintah setempat maupun KADIN DKI Jakarta. “Penting sekali berkolaborasi dan berkomunikasi intens dengan KADIN DKI Jakarta, sehingga kita bisa seirama dalam mendorong pertumbuhan ekonomi,” serunya.

Sementara itu, Ketua Umum KADIN DKI Jakarta Diana Dewi mengajak anggota KADIN Jakpus untuk proaktif dalam melihat peluang-peluang bisnis, baik dalam maupun luar negeri.
“KADIN DKI Jakarta terus intens menjalin komunikasi dengan rekan-rekan pengusaha dari mancanegara. Kami mengajak rekan-rekan pengusaha untuk bisa ikut terlibat aktif dan mungkin bisa bekerja sama dengan pengusaha dari luar negeri,” ajaknya.
Selain itu, Diana Dewi menekankan pentingnya menjalin komunikasi dengan Pemerintah Kota Jakpus. Dengan begitu, ada hal-hal yang bisa dielaborasi bersama.
Bagi Diana, tagline “Pengusaha Kuat Jakarta Pusat Hebat” harus menjiwai langkah Pengurus KADIN Jakpus periode 2026-2031.
“Kita songsong perekonomian dengan membudayakan kolaborasi dan sinergi sehingga tercipta bisnis berkelanjutan. Saatnya kita saling membantu antar-sesama pengusaha,” pungkasnya. (RN)













































