Jakarta, innews.co.id – Aksi demonstrasi dalam 2-3 hari terakhir ini sangat memprihatinkan, meresahkan, dan telah menjurus pada tindakan anarkhis, bahkan penjarahan. Sepertinya aksi massa sudah tidak terkendali, membakar fasilitas umum dan kantor kepolisian serta menjarah rumah-rumah anggota dewan.
Akibat aksi anarkhis ini, perputaran ekonomi di sejumlah wilayah di Jabodetabek sampai ke daerah-daerah nyaris lumpuh.
“Ini tentu sinyal buruk bagi perekonomian Indonesia. Perputaran ekonomi mengalami stagnasi, di mana pelaku usaha, baik mikro, kecil, menengah sampai besar pun ketakutan untuk membuka usahanya. Kantor-kantor diliburkan, mal dan toko-toko tutup, pedagang kecil pun enggan berjualan karena takut ‘dikerjain’ massa pendemo,” kata Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) DKI Jakarta, Diana Dewi, dalam keterangan persnya, di Jakarta, Sabtu (30/8/2025).
Diana Dewi mengakui, dirinya mendapat informasi banyak pedagang ritel dan kuliner yang harusnya pada Jumat dan Sabtu merupakan masa ‘panen’ dagangannya, kini malah mengalami kerugian lebih dari 80%. Tentu bila kondisi seperti ini dibiarkan terus sangat tidak baik bagi perekonomian kita.
“Saat ini, para pengusaha sudah semakin was-was. Bahkan tidak sedikit yang memilih mengungsi ke luar negeri sementara waktu,” imbuhnya.
Dirinya berharap pemerintah bisa mengambil langkah tegas dan terukur sehingga aksi massa yang brutal ini tidak semakin meluas karena melahirkan ketakutan bagi masyarakat dan pelaku usaha.
Banyak pihak menduga aksi massa anarkhis ini terorganisir dengan terus mendiskreditkan aparat keamanan dan meringsek ke sejumlah tempat.
Dikhawatirkan, aksi massa ini bisa menggelinding dan menjadi bola liar yang bisa mengancam dan membuat Indonesia menjadi chaos.
“Kami para pengusaha menjadi was-was dan merasa terancam untuk berusaha. Saya meminta para pendemo untuk menyudahi aksinya. Bisa jadi ada sanak keluarga atau kerabatnya yang juga jadi terganggu karena tidak bisa bekerja atau berusaha karena ketakutan. Untuk kepentingan bangsa dan negara, sudahi aksi anarkhis tersebut karena akan membuat kondisi bangsa kita semakin sulit lagi,” seru Diana Dewi. (RN)












































