Semarang, innews.co.id – Keberhasilan sejumlah pelaku usaha yang terhimpun dalam Gerakan Masyarakat Wirausaha (Gemawira) meraih penghargaan merupakan bukti kesuksesan dan kesungguhannya dalam mendorong UMKM untuk go global.
Pada Awarding MES Halal Choice yang diinisiasi Pengurus Wilayah (PW) Masyarakat Ekonomi Syariah (MES) Jawa Tengah, tiga pelaku usaha dari komunitas Gemawira yang dipimpin oleh Diantri Lapian, berhasil meraih penghargaan, di Hotel Padma, Semarang, Jumat (2/10/2026).
Penghargaan diberikan langsung oleh Rosan Roeslani Kepala Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara) sekaligus Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM dan juga Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) MES, Ferry Juliantono Menteri Koperasi, Ahmad Luthfi Gubernur Jawa Tengah, didampingi oleh Ketua Umum MES Jawa Tengah Rezza Artha yang juga sebagai penggagas dari Awarding MES Halal Choice.
Tampak hadir dari Gemawira antara lain, Ketua Umum Gemawira Pusat Diantri Lapian, Ketua Dewan Pembina Gemawira Pusat Laja Lapian, Dewan Pembina Gemawira Pusat Tito Maulana, Ketua Wilayah Gemawira Jateng II Winda Fredes, dan pengurus lainnya.

Ketiga pelaku usaha yang meraih Gold dan Platinum Awarding MES Halal Choice yakni:
- Yuasa Food dari Gemawira Dieng, meraih Platinum Halal Choice Award. Semua produknya telah tersertifikasi halal dan telah ekspor ke Eropa dan Jepang.
- Rumah Mocaf dari Gemawira Banjarnegara, meraih Platinum Halal Choice Award. Semua produk nya sudah tersertifikasi halal dan telah eksport ke Eropa, AS, Jepang, Korea, China.
- Kopi Arabica Kaliangkrik dari Gemawira Magelang, meraih Gold Halal Choice Award. Produk nya sudah tersertifikasi halal dan penjualan nya sudah di seluruh Indonesia.
“Alhamdulillah dari 8 pelaku usaha di Jawa Tengah yang menerima predikat Gold dan Platinum Awarding MES Halal Choice ini, 3 pelaku usaha dari Gemawira Jawa Tengah. Saya bangga dan sangat senang sekali,” kata Ketua Umum DPP Gemawira Diantri Lapian, dalam keterangannya, Sabtu (3/10/2026).
Menurutnya, penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi nyata dalam mendorong ekosistem halal di Jawa Tengah.
Diantri mendorong para pelaku usaha untuk terus berbenah dan mempersiapkan diri, tidak hanya mengembangkan produknya untuk pasar domestik, tapi juga internasional.
“Saya rindu UMKM Indonesia masuk pasar dunia dengan berbagai produknya. Kita punya banyak produk unggulan yang mampu menembus pasar dunia. Tinggal bagaimana kita mengemasnya dan memastikan produk kita sesuai standar internasional,” ujarnya.
Tak hanya itu, para pelaku usaha juga didorong untuk terus belajar dan meng-upgrade diri dengan perkembangan teknologi yang ada. “Kemajuan teknologi dapat dimanfaatkan oleh para pelaku usaha untuk memperluas pangsa pasar,” imbuhnya.
Diantri mengapresiasi Ketua Umum MES Jawa Tengah dan jajaran pengurusnya yang telah menginisiasi acara ini. Juga pengurus dan anggota para pelaku usaha Gemawira Jawa Tengah. “Insya Allah, penghargaan ini menjadi pemicu dan membuka kesempatan yang lebih luas untuk mengembangkan dan memajukan ekosistem halal di Jawa Tengah,” pungkasnya. (RN)













































