Jakarta, innews.co.id – Keberhasilan SMA Labschool Jakarta meraih berbagai penghargaan pada XVI World Championship of Folklore “World Folk 2026” di Bulgaria, 26-31 Agustus 2026, yang diikuti 55 grup dari 10 negara, menjadi bukti kesuksesan sekolah tersebut, tidak saja dari sisi akademik, tapi juga mengasah kemampuan seni peserta didiknya.
Di ajang bergensi tersebut SMA Labschool Jakarta, yang mengirimkan 33 siswa, terdiri dari 23 penari dan 10 pemusik, didampingi dua guru, meraih Nomination Gold Medal, Nomination Grand Prix, Special Award, dan Honorable Presentation.
Salah satu yang sukses menorehkan prestasi gemilang adalah Deana Zumarnis, siswi kelas XII SMA Labschool Jakarta.
Di Bulgaria, SMA Labschool Jakarta menampilkan karya “Rengkuh Panen, Rengkuh Tradisi”, yang melukiskan suasana panen di pedesaan Jawa.

“Alhamdulillah, kami bisa meraih beberapa penghargaan ternama di ajang bergengsi ini,” ujar Deana, dalam keterangan persnya, Selasa (1/9/2026).
Keberhasilan tersebut merupakan buah dari kerja keras dan latihan sungguh-sungguh dari tim selama masa persiapan. “Kami serius melakukan persiapan hingga tampil maksimal. Dukungan pihak sekolah dan orangtua murid sangat luar biasa dalam memastikan penampilan tim ini,” akunya.
Deana mengaku, saingan mereka di World Championship of Folklore sangat berat. “Mereka tampil sangat baik dan membawakan berbagai karya-karya dari negara masing-masing. Tapi kami pantang menyerah dan tujuannya tidak saja meraih medali, tapi juga mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional,” tuturnya.
Dirinya mengaku, banyak pengalaman diperoleh selama mengikuti kejuaraan di Bulgaria. “Kami juga bisa punya banyak teman dari berbagai negara dan mengenal budaya dari berbagai belahan dunia,” imbuhnya.
Langganan Berprestasi
Sosok Deana dikenal sebagai siswa aktif sejak kecil. Tak heran, berbagai prestasi telah ia torehkan. Pada tahun 2023 lalu, dirinya berhasil menjuarai Folklore Championship di Prancis dan mendapatkan Penghargaan Tertinggi Grand Prix, serta ikutserta tampil di Folklore Festival di Praha.

“Deana memang senang berkarya sedari kecil. Saat SD ia sudah menerbitkan beberapa buku cerita anak yang tersedia di berbagai toko buku di Indonesia,” kata Sang Ibunda, Dr. Dewi Djalal, SH., MH., ketika dikonfirmasi.
Diterangkan, berbagai prestasi gemilang yang diraih telah berhasil membawa Deana masuk SMP dan SMA Labschool Jakarta melalui jalur prestasi.
Tercatat, ketika SMP, Deana pernah menjadi Ketua Umum OSIS. Begitu juga saat SMA dirinya aktif di Organisasi MPK dan sebagai Captain Diva Dance.
“Sebagai orang tua, tentu kami sangat mendukung prestasi dari anak-anak, begitu juga untuk keperluan studinya. Harapan kami tentu, anak-anak bisa berhasil kelak, berprestasi, dan bisa terus mengharumkan nama bangsa dan negara,” pungkas Dewi Djalal Founder Law Office Dewi Djalal and Partners ini. (RN)













































