Jakarta, innews.co.id – Perkembangan usaha di Jakarta menunjukkan grafik yang terus membaik. Data menyebutkan, ekonomi Jakarta pada kuartal I-2026 tumbuh sebesar 5,59 persen secara tahunan (year-on-year) dibandingkan kuartal I-2025.
“Dengan pertumbuhan tersebut kian memperkuat posisi Jakarta untuk masuk jajaran Kota Global di usianya ke-5 abad,” kata Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) DKI Jakarta Diana Dewi, usai bertemu dengan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, di Balai Kota, Senin (31/8/2026).
Dijelaskan, dalam diskusi dengan Gubernur DKI Jakarta, kami membahas perkembangan ekonomi Jakarta, baik peluang maupun tantangan yang dihadapi.
“Tentu kita semua ingin bisnis di Jakarta bisa berjalan dengan baik. Dalam hal ini tentu butuh support dari pemerintah, baik dari sisi regulasi, kemudahan pendanaan, maupun keamanan dan kepastian berusaha,” ujarnya.
Dikatakannya, beberapa hal penting yang menjadi pembahasan terkait pertumbuhan ekonomi, tantangan yang dihadapi dunia usaha, dan bagaimana memastikan pengusaha di kota Jakarta tetap punya ruang untuk tumbuh di tengah Jakarta yang terus berkembang di era modern.
“Di usianya jelang lima abad, Jakarta tetap menjadi kota yang produktif dan inovatif untuk berusaha,” ujar Founder Toko Daging Nusantara ini.
Tak hanya itu, Jakarta juga menghadirkan persaingan usaha yang kompetitif karena pelaku usahanya tidak hanya dari lokal, tapi juga internasional. “Ini juga menjadi tantangan tersendiri yang harus dijawab dengan kerja keras dan pemikiran kreatif,” imbuhnya.
Kemudahan berusaha serta pendanaan dalam bentuk pinjaman tentu akan mendukung usaha bisa semakin berkembang.
Dirinya berharap kerja sama Pemprov DKI Jakarta dengan KADIN DKI akan terus ditingkatkan sebagai bagian kolaborasi dan sinergi berkelanjutan. “Pemerintah dan pelaku usaha menjadi komponen penting untuk mendukung pemasukan daerah yang maksimal,” tukasnya.
Pada kesempatan itu, Diana Dewi juga bertemu dengan Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir. (RN)














































