Jakarta, innews.co.id – Kehadiran kantor sekretariat suatu organisasi profesi tidak saja memberi nilai prestisius, tapi juga harus menjadi tantangan bagi anggotanya untuk memajukan organisasi.
Hal tersebut menjadi pesan penting dibalik peresmian Sekretariat Asosiasi Kurator dan Pengurus Indonesia (AKPI) Provinsi Jawa Barat, yang berada di Jl. Cihampelas No. 54A, Bandung, hari ini.
“Kehadiran Sekretariat AKPI di Jabar diharapkan dapat memberi pelayanan lebih optimal bagi anggota AKPI di Wilayah Jabar. Juga sebagai tempat untuk berdiskusi dan silahturahmi para anggota dan pemangku kepentingan usaha/bisnis di Jabar,” kata Ketua AKPI Jabar Dulianan Lumbanraja, SH., M.Kn., dalam keterangannya, Jumat (7/8/2026).
Data menyebutkan, saat ini anggota AKPI di wilayah Jabar secara keseluruhan lebih dari 100 orang, khusus di Bandung berjumlah 40 orang.
Pada triwulan II 2026, ekonomi Jabar tumbuh sebesar 5,73 persen year-on-year (y-o-y), melampaui pertumbuhan ekonomi nasional yang berada di angka 5,29 persen. Itu didominasi oleh sektor industri pengolahan, transportasi dan pergudangan, serta informasi dan komunikasi.
Hal tersebut menandakan ada potensi besar, khususnya dalam mendukung kerja para kurator dan pengurus di sana.
Dulianan menambahkan, kedepan AKPI Jabar akan mengadakan focus group discussion (FGD) dengan para pelaku usaha, baik perbankan, industri manufaktur, properti, dan lainnya. Kegiatan ini bertujuan untuk memberi pemahaman tentang kepailitan dan PKPU dalam dunia usaha, sebagai solusi dalam menyelesaikan masalah dan atau mengantisipasi pelaku usaha dalam kepailitan.
Dirinya berharap semua anggota AKPI di wilayah Jabar semakin kompak dan solid, serta menggunakan fasilitas kantor sekretariat yang tersedia, baik untuk memajukan organisasi maupun mengembangkan keahlian dan potensi masing-masing. Sehingga dapat memberi pelayanan yang maksimal dan berdampak baik bagi masyarakat menuju indonesia maju yang berkeadilan.
“Peran kurator dan pengurus sangat besar dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan kemajuan bangsa. Karenanya, kurator dan pengurus harus mengambil peran penting untuk mendukung Indonesia Emas 2045,” tukasnya. (RN)















































