Jakarta, innews.co.id – Jiwa kepemimpinan (leadership) dan integritas menjadi dua hal pokok yang perlu diajarkan kepada peserta didik di bangku perkuliahan.
“Jiwa kepemimpinan dengan spirit melayani dan berbagi mutlak dimiliki karena para mahasiswa sebagai generasi bangsa akan tampil sebagai pemimpin kelak,” kata Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Kerja Sama, dan Pemasaran Universitas Kristen Indonesia (UKI) Dr. Hendri Jayadi, SH., MH., saat menutup acara Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) UKI, di Lapangan Parkir GWS UKI, Jakarta, yang berlangsung pada 7-14 September 2026.
Dikatakannya, integritas juga menjadi hal penting, tidak saja kepada tempat di mana kelak para mahasiswa ditempatkan, juga kepada bangsa dan negara serta almamaternya.
Hendri menjelaskan, pengajaran akan kepemimpinan dan integritas sudah harus mulai ditanamkan sejak awal mahasiswa masuk.
“Di UKI sendiri, secara berkelanjutan diajarkan nilai-nilai UKI yaitu rendah hati, berbagi dan peduli, bertanggungjawab, disiplin, profesional, dan berintegritas,” urainya.
Menurutnya, mahasiswa tidak hanya dituntut memiliki kemampuan kognitif, tapi juga harus mampu berdampak, baik pada dunia usaha maupun lingkungannya. Hal tersebut juga menjadi tema PKKMB UKI 2026 yakni, “PKKMB Discovery Your Impact”, di mana mahasiswa bisa belajar, bertumbuh, dan berdampak.
Lebih jauh Hendri menjelaskan, sebagai kampus Bhinneka Tunggal Ika, kampus kasih, kampus Pancasila dan kampus perjuangan, UKI memiliki peran untuk ikut berpartisipasi dalam menghasilkan insan berintelektual yang memiliki pondasi kepribadian yang positif serta berkarakter kuat.
“Karakter menjadi hal penting ditengah kemajuan jaman dan teknologi. Tanpa karakter kuat sebagai insan Pancasila, kita bisa terseret pada arus global yang cenderung membentuk manusia begitu egosentris dan hedonisme,” imbuhnya.
Penutupan PKKMB UKI 2026 menghadirkan penyanyi-penyanyi yang berperan bagi kemajuan anak muda yaitu : Once, Iwa K, Rayen Pono, dan talenta-talenta muda lainnya.
Ditambahkannya, di bawah kepemimpinan Rektor Prof Angel Damayanti, UKI tidak saja menjadi lumbung insan cerdas, tapi juga memberi perhatian penuh bagi perkembangan generasi muda dan ilmu pengetahuan di Indonesia.
“Di usianya ke-73, UKI terus berkontribusi nyata dalam menghasilkan kaum intelektual dan mendukung program pemerintah, terlebih dalam mempersiapkan generasi emas,” tukasnya. (RN)











































