Jakarta, innews.co.id – Belakangan dunia jagat maya ramai dengan pernyataan seorang perempuan terkait Prof Sufmi Dasco Ahmad. Dia mengklaim sebagai relawan Jokowi. Terkesan ada upaya mendiskreditkan Wakil Ketua DPR RI tersebut.
“Prof Dasco bukan sekadar politisi, tapi juga tokoh pemersatu bangsa,” kata Ketua Umum Seknas Indonesia Maju (IM) Monisyah, dalam keterangannya, Rabu (16/9/2026).
Beliau yang menyatukan Presiden Prabowo Subianto dengan mantan Presiden RI Joko Widodo juga Wapres Gibran Rakabuming Raka, demi kemajuan bangsa.
Dikatakannya, apa yang beredar di media-media sosial terkait statement menyesatkan soal Dasco dan mengatasnamakan relawan Jokowi, sangat tendensius.
Dengan tegas Monisyah mengatakan, itu murni pernyataan individu dan tidak bisa dapat dianggap sebagai representasi seluruh elemen relawan Jokowi.
“Pernyataan yang disampaikan oleh perempuan dalam video tersebut, khususnya yang menyudutkan Prof Sufmi Dasco serta mengatasnamakan atau seolah-olah mewakili relawan Jokowi, tidaklah tepat. Pernyataan tersebut merupakan pandangan pribadi dan tidak dapat dianggap sebagai sikap seluruh relawan Jokowi,” tegasnya.
Ditambahkan, selama ini Prof Dasco telah menjadi problem solver dan berperan dalam memecahkan berbagai persoalan, termasuk mendengarkan masukan-masukan dari berbagai pihak.
Dukung pemerintah
Dikatakannya, Seknas Indonesia Maju sebagai relawan pendukung pemerintah berkomitmen untuk mengawal Prabowo-Gibran di masa periode kepemimpinannya.
“Kami mendukung program-program Prabowo-Gibran dalam upaya mensejahterakan rakyat. Seknas IM akan ikut mensosialisasikan program kerja pemerintahan Prabowo yang tertuang dalam Asta Cita ,” tambahnya.
Dia menegaskan, melontarkan kritik adalah bagian dari demokrasi. Hanya saja, kritik harus tetap disampaikan secara bertanggung jawab, berlandaskan fakta, serta tidak menggunakan narasi yang berpotensi menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.
Monisyah meminta agar rakyat Indonesia mendukung pemerintah dalam mengimplementasikan berbagai programnya demi kemaslahatan rakyat Indonesia. (RN)














































