Jakarta, innews.co.id – Hari Lahir (Harlah) ke-38 Wanita Persatuan Pembangunan (WPP), 12 Agustus 2026, diperingati dengan penuh kemeriahan dan kesederhanaan.
Organisasi sayap perempuan Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini lahir pada 12 Agustus 1988, merupakan wadah para Srikandi PPP dalam mendukung perjuangan salah satu partai tertua di republik ini.
Hari lahir ini menjadi momentum untuk memperteguh komitmen perjuangan perempuan dalam membangun bangsa. Dengan persatuan, integritas, dan pengabdian, kita akan terus hadir memperjuangkan kepentingan rakyat serta melahirkan perempuan-perempuan yang berdaya, berakhlak, dan berperan nyata bagi Indonesia.
Ketua Umum DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) H. Muhamad Mardiono mengucapkan Harlah WPP ke-38. “Semoga dengan bertambahnya Usia dapat memperkuat peran perempuan dalam pembangunan, menghasilkan gagasan, dan memberi harapan nyata pada masyarakat,” ujar Utusan Khusus Presiden RI bidang Ketahanan Pangan ini.
“Kelahiran WPP merupakan bentuk kontribusi nyata kaum perempuan dalam dunia politik, khususnya bagi PPP,” kata Ketua Umum Pimpinan Pusat WPP Ir. Arimbi Soeharto Alamsjah, di Jakarta, Sabtu (15/8/2026).
Dikatakannya, melalui WPP, kaum perempuan tidak saja berkiprah dalam dunia politik secara luas, tapi juga ambil bagian dalam pembangunan bangsa dan negara.
“Di bawah panji WPP, perempuan Indonesia tidak hanya sekadar hadir, tetapi aktif membangun peradaban bangsa,” sebutnya.
Di usianya ke-38, WPP semakin solid, maju untuk harmoni kemenangan PPP.
“Semoga di usia ke-38 ini, WPP semakin solid, maju, dan mampu terus melahirkan perempuan-perempuan yang berilmu, berintegritas, mandiri, serta memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” ujarnya.
Arimbi mengajak seluruh pengurus dan anggota WPP se-Indonesia memelihara persatuan dan kesatuan serta terus berkarya dan bekerja keras agar dapat mendukung peran PPP ditengah bangsa dan negara.
Dirinya juga mendorong seluruh kader WPP untuk terus mengasah kapasitas diri. “Kita adalah sumber kekuatan, keteladan, dan inspirasi dalam ruang pengabdian masyarakat maupun politik nasional,” ujarnya.
Dirinya mengajak seluruh anggota WPP untuk bersama bergandengan tangan, membangun dan membesarkan PPP sebagai partai yang memiliki sejarah panjang di negeru ini. Kita sama-sama menjaga semangat perjuangan, memperkuat persaudaraan, dan menghadirkan kemaslahatan bagi umat.
Dia menamnahkan, perjuangan perempuan bukan sekadar wacana, melainkan kerja nyata, keberanian mengambil tanggung jawab, dan keteguhan menjaga amanah.
“Semoga setiap perempuan terus menjadi sumber kekuatan, keteladanan, dan inspirasi dalam keluarga, pekerjaan, serta pengabdian kepada masyarakat. Berkarya dengan hati, mengabdi dengan integritas, dan melangkah bersama untuk Indonesia yang lebih baik. Mari kita satukan langkah, perkuat organisasi, dan buktikan bahwa perempuan adalah kekuatan strategis dalam mewujudkan Indonesia yang maju, adil, dan sejahtera,” pungkasnya. (RN)











































