Jakarta, innews.co.id – Pengusaha masa kini tengah dihadapkan pada sejumlah tantangan. Namun hal tersebut seyogyanya tidak mengendurkan spirit, justru sebaliknya berupaya lebih maksimal agar dapat menjawab berbagai persoalan yang ada.
“Harus diakui, banyak persoalan yang dihadapi para pengusaha. Mulai dari biaya produksi yang terus naik, sementara harga jual sulit dinaikkan,” kata Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) DKI Jakarta Diana Dewi, yang menjadi narasumber dalam program Squawk Box yang ditayangkan di CNBC Indonesia, Selasa (22/9/2026).
Dikatakannya, kondisi yang ada saat ini tidak sesederhana seperti yang dibayangkan.
“Gejolak global membuat harga bahan baku melonjak dan rantai pasok terganggu. Di sisi lain, daya beli masyarakat sedang tertekan dan persaingan pasar begitu ketat,” urainya.
Akibatnya, pengusaha yang pada akhirnya terjepit. Margin keuntungan pun menipis, tapi menaikkan harga pun bukan pilihan yang mudah.
Pengusaha nasional ini menegaskan bahwa yang paling diharapkan oleh para pengusaha adalah bagaimana pemerintah memberi dukungan untuk mendongkrak daya beli masyarakat
“Yang paling kami harapkan adalah dukungan untuk mendorong daya beli masyarakat, sekaligus kemudahan pembiayaan bagi pelaku industri agar tetap bisa bergerak,” ujar Diana tanpa ragu.
Hal tersebut dimaksudkan agar para pengusaha bukan hanya untuk bertahan, tapi juga untuk menjaga tenaga kerja dan menghindari langkah-langkah yang tidak diinginkan.
Selain itu, para pengusaha juga harus putar otak untuk bagaimana lini bisnisnya tetap eksis ditengah kemajuan teknologi. Salah satunya dengan bersikap adaptif.
“Tantangan dan persoalan yang terjadi hari ini merupakan kesempatan bagi pengusaha untuk naik kelas dengan dukungan pemerintah,” tukasnya. (RN)














































