Jakarta, innews.co.id – Batik merupakan warisan budaya turun temurun di berbagai daerah di Indonesia yang harus terus dilestarikan.
“Dibalik setiap motif batik, tersimpan berbagai cerita serta nilai-nilai luhur seperti ketekunan, kesabaran, dan kecintaan akan budaya,” kata Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) DKI Jakarta Diana Dewi, usai menghadiri Festival Batik Tebet Harmoni (FESTA) 2026, di Halaman Utama Kantor Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, beberapa waktu lalu.
Dikatakannya, batik bukan sebatas kain, tapi mengandung nilai-nilai budaya yang sekaligus bisa menjadi perekat dan penggerak ekonomi.
“Bicara batik memiliki potensi ekonomi yang besar. Tidak hanya untuk lokal Indonesia, tapi sampai ke mancanegara. Asal serius, kita bisa menjadikan batik sebagai produk ekspor unggulan,” imbuhnya.
Lebih jauh Founder Toko Daging Nusantara ini mengatakan, dibalik selembar kain batik, ada UMKM yang bergerak, ada perajin yang berkarya, dan ada warisan yang terus dijaga.
“Ketika kita bangga mengenakan batik, artinya kita ikut menghidupi tangan-tangan yang membuatnya. Kita menjadikan mereka lebih sejahtera,” tukas CEO Suri Nusantara Jaya ini.
Bagi Diana Dewi, semangat melestarikan batik seperti inilah yang perlu terus dijaga bersama. “Mari terus cintai dan banggakan batik, warisan yang lahir dari tangan anak negeri,” ajaknya. (RN)















































