Jakarta, innews.co.id – Pembalap belia, Ghaniy Muhammad Giaza Goerbada (9 tahun) sukses menjuarai lomba gokart pada E Shark Rock Cup Indonesia, di Sentul International Karting Circuit,
Minggu, 19 April 2026 lalu.
Meski sebagai new comer di kelas Entry Level, siswa Program IB & Indonesia Plus ini memasuki arena balap dengan langkah pasti dan percaya diri mewakili DKI Jakarta.
Kendaraan Aa Ghaniy yang masuk dalam tim DSR Racing, dengan manager Dony SS, menggunakan mesin Vortex Rok Mini dan chasis Kosmic Cart, Italia.

Dirinya mengendarai gokart dengan smooth, melewati satu persatu lintasan. Kemampuannya melewati lawan menuai pujian banyak pihak. Tak heran, berulangkali tepik sorak bergema ketika dia melewati lawan-lawannya.
Uniknya, di gokart yang ia kendarai tampak logo Arimbi Group, korporasi milik Arimbi Soeharto Alamsjah yang tak lain adalah nenek Ghaniy.
“Alhamdulillah, aku bisa menjuarai lomba ini. Semua juga karena dukungan dari orangtua, kakek-nenek, saudara-saudara, serta teman-teman,” kata Aa Ghaniy yang tampak senang dengan piala di genggamannya.

Balapan gokart di Sirkuit Sentul ini adalah yang perdana bagi Ghaniy. Meski begitu, dirinya sukses meraih piala.
“Kami sebagai nenek-kakeknya bangga sekali dengan prestasi Ghaniy. Gak nyangka bisa jadi juara karena dia baru pertama kali tampil di kejuaraan ini. Kemampuannya bermain gokart juga oke sekali,” ujar Arimbi Soeharto.
Kedua orangtuanya, Giaza Goerbada, MBA dan Jibrilia Alamsjah, B.Inf Tech, CFO Dubai Port (DP) World International mensupport penuh dan terus menyemangati Ghaniy untuk terus berlatih dengan tekun.
Penuh tantangan
Arimbi mengatakan, balap gokart penuh tantangan. “Seorang pembalap harus fokus, penuh perhitungan, dan hafal track yang dilalui. Selain itu, membutuhkan stamina tinggi, tubuh yang sehat serta tekad kuat untuk menang. Semua itu berpadu dan menciptakan kecepatan ideal saat berkendara,” imbuhnya.

Semua bisa dicapai dengan latihan rutin dan terukur didampingi Personal Trainer. Ketahanan tubuh dan mental akan mempengaruhi laju gokart saat bertanding di sirkuit.
Pembalap gokart juga harus memperhatikan asupan gizi yang terukur untuk berat badan ideal. Tentunya perlu didampingi oleh spesialis gizi serta tim ahli gokart untuk melatih strategi saat berlaga.
Arimbi menambahkan, melihat kepiawaiannya mengendarai gokart, ia berharap bisa membentuk mental dan personality Ghaniy.

“Insya Allah, Ghaniy menjadi anak yang sehat jiwa raga, tahan uji, disiplin, tidak mudah menyerah, fokus mencapai target, sportif sekaligus iman kepada Allah SWT. Semoga Ghaniy menjadi generasi penerus bangsa yang memiliki ketaqwaan dan iman kepada Allah. Cerdas, kreatif, dan bisa mencapai cita-cita yang mulia serta mampu mengharumkan nama bangsa Indonesia ke depan,” seru Arimbi.
Dirinya juga mengingatkan agar Ghaniy tak lupa berdoa setiap latihan dan bertanding. “Selalu berdoa dan ingat pada Allah SWT,” pungkasnya. (RN)












































