Jakarta, innews.co.id – Kebaya bukan sekadar pakaian melainkan warisan leluhur dan simbol perjuangan wanita Indonesia.
“Kebaya merupakan warisan leluhur turun temurun dan menjadi bagian dari perjuangan wanita Indonesia,” kata Ketua Umum Kongres Wanita Indonesia (Kowani) Nannie Hadi Tjahjanto, pada acara Gerakan Nasional Wanita Berkebaya – Fun Walk Berkebaya Nasional dalam rangka memperingati Hari Kartini, di Jakarta, Minggu (19/4/2026).
Ratusan wanita berkebaya memadati ruas Jalan MH Thamrin. Dipimpin langsung Ketum Kowani, rombongan berjalan dari Kantor Kowani di Jl. Imam Bonjol menuju Gedung Sarinah.

Para wanita berkebaya tampak berjalan santai (fun walk). Acara juga diisi dengan parade angklung dan menari tarian tradisional. Bahkan, Ketum Kowani juga ikut menari bersama anak-anak.
Para peserta tampak begitu antusias mendukung kegiatan tersebut. Mereka mengenakan kebaya beraneka motif dan warna yang melukiskan keceriaan serta semangat kaum wanita Indonesia.
Nannie Hadi Tjahjanto menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan wujud nyata semangat perempuan Indonesia dalam melestarikan budaya bangsa melalui kebaya.
Tak hanya itu, acara tersebut sekaligus mempererat kebersamaan dan solidaritas antar-organisasi anggota Kowani.

“Alhamdulillah, kita bisa melaksanakan kegiatan fun walk ini sebagai upaya memperkuat solidaritas wanita Indonesia sekaligus mendukung Kowani Goes to UNESCO – Memory of the World,” jelasnya.
Ditambahkannya, acara ini juga menegaskan komitmen perempuan Indonesia dalam melestarikan budaya dan menjadikan kebaya relevan di berbagai generasi.
“Kita harus satu visi, satu misi, dan berikhtiar bahwa kebaya harus dilestarikan dari satu generasi ke generasi berikutnya. Karena ini adalah warisan dari para leluhur bangsa ini,” serunya.
Harus dipahami, lanjutnya, bahwa kebaya bukan sekadar busana, tetapi simbol jati diri, budaya, dan perjuangan perempuan Indonesia.

Nannie juga mengapresiasi dukungan dari berbagai pihak yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
“Semoga semangat berkebaya terus hidup dan menjadi identitas perempuan Indonesia yang membanggakan,” pungkasnya. (DJ)











































