Jakarta, innews.co.id – Praktisi hukum berintegritas menjadi keniscayaan untuk menjadikan hukum sebagai panglima di persada.
Hal tersebut harus ditanamkan sejak dari bangku perkuliahan. Sehingga tamatan fakultas hukum akan menjadi pribadi yang tangguh dalam membela dan menegakkan kebenaran.
Pesan itu disampaikan Pelaksana Tugas Dekan Fakultas Hukum Universitas Kristen Indonesia (FH UKI) Dr. Tomson Situmeang, pada Yudisium Program Studi Hukum, Program Sarjana dan Magister FH UKI, Semester Genap Tahun Ajaran 2025/2026, di Aula UKI Gedung AB Lt. 3, Jakarta, Selasa (7/7/2026).
Pada tahun ajaran 2025/2026, UKI meluluskan 93 mahasiswa Strata-1, 58 untuk S-2, dan 24 orang S-3.
“Dari waktu ke waktu, lulusan FH UKI semakin diperhitungkan, baik di kancah nasional maupun internasional. Capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi dan kerja keras semua pihak, baik rektorat, dosen, alumni, dan mahasiswa,” kata Tomson.
Keterbukaan yang terjalin selama ini menjadikan lulusan memiliki kesiapan dalam memasuki persaingan dunia usaha dan industri.
“Hampir 80% Dosen FH UKI di semua strata adalah praktisi. Dan, sharing ilmu dan pengalaman menjadi ‘budaya’ di UKI yang tujuannya untuk kian memperlengkapi mahasiswa pasca lulus,” terangnya.
FH UKI terus mendorong kolaborasi antara keilmuan (akademik) dengan praktik kerja sehingga kombinasi keduanya diyakini akan membentuk generasi unggul.
Apalagi saat ini program Magister Hukum dan Doktor Hukum telah disatukan di bawah naungan Fakultas Hukum. Hal tersebut memberi nilai tambah dan konektivitas kuat antara para mahasiswa di semua strata.
Dirinya berharap, para lulusan memiliki integritas di bidang hukum. “Lulusan FH UKI tidak hanya berkontribusi di UKI, tapi juga kepada bangsa dan negara, bahkan dunia. Kita lihat perkembangan saat ini sangat pesat, sehingga para lulusan UKI harus siap dan adaptif mengikuti perubahan jaman,” tukasnya.
Yudisium dihadiri oleh Ketua Senat FH UKI, Dr. Jimmy Simanjuntak, Kaprodi Program Sarjana Dr. Rr. Ani Wijayati, dan Kaprodi Program Magister Dr. Paltiada Saragi, serta Kaprodi Program Doktor Prof. Dr. John Pieris. (RN)










































