Cianjur, innews.co.id – Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra Kamrussamad melakukan pengecekan gudang beras di Cianjur untuk melihat stok beras jelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.
Dirinya ingin memastikan kesiapan stok beras untuk mencukupi kebutuhan masyarakat.
“Alhamdulillah, tadi saya sudah melihat stok beras di gudang langsung. Ini merupakan bagian dari kunjungan pengawasan sekaligus mengontrol kualitas beras yang ada,” kata Anggota Komisi XI DPR RI daerah pemilihan DKI Jakarta III ini, dalam keterangan persnya, Jumat (15/5/2026).
Dari hasil kunjungan tersebut, dirinya melihat kualitas beras yang dihasilkan dari pertanian di Cianjur sangat baik. “Stok beras sesuai dengan harapan Pak Presiden, di mana bisa mencukupi kebutuhan masyarakat, terutama saat menghadapi Hari Raya Idul Adha. Saya senang mendapat penjelasan langsung dari pihak gudang setempat,” jelasnya.

Dirinya menilai, selama ini Cianjur merupakan salah satu lumbung beras nasional, di mana mayoritas masyarakatnya adalah petani.
“Saya juga tadi mendengar keluhan terkait sarana dan prasarana yang masih terbatas. Tentu kita akan koordinasikan dengan pihak-pihak terkait,” ujar Politisi Partai Gerindra ini.
Dirinya meminta para petani dan pemangku kepentingan di Cianjur benar-benar memperhatikan dan menjaga ketersediaan dan kualitas beras yang dihasilkan.
Kamrussamad mengingatkan agar Program Beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) harus menjadi stabilisator harga dan stok di lapangan. Seperti diketahui, program beras SPHP adalah inisiatif pemerintah untuk menjaga ketersediaan dan keterjangkauan harga beras berkualitas setara medium bagi masyarakat.
Silahturahmi
Dalam kunjungan tersebut, Kamrussamad menyempatkan bersilahturahmi ke Pendopo Kabupaten Cianjur dan diterima langsung oleh Bupati Cianjur dr. Mohammad Wahyu Ferdian.

Bangunan bersejarah ini menjadi pusat pemerintahan, sejak masa kepemimpinan Raden Aria Wiratanudatar I pada abad ke -17.
Dia melukiskan bahwa Cianjur bukan sekadar daerah perlintasan, melainkan wilayah yang menyimpan banyak kisah sejarah, tradisi leluhur, bahkan saksi bisu perkembangan tanah Parahyangan.
“Cianjur adalah surga tersembunyi dengan potensi alam yang luar biasa. Dari sejuknya udara dataran tinggi pegunungan, megahnya gemercik Curug, hingga hamparan kebun teh dan pesawahan hijau yang menenangkan jiwa. Di sini, kesuburan tanah melahirkan beras yang melegenda dan ragam tradisi kuliner otentik,” imbuhnya.
Baginya, Cianjur adalah harmoni sempurna antara masa lalu yang kaya dan pesona alam yang memanjakan mata dengan hamparan sawah. (RN)












































