Jakarta, innews.co.id – Peran Kerukunan Keluarga Sumatera Utara (KKSU) sebagai wadah para tokoh dan warga asal Sumut di Jabodetabek mendapat apresiasi dari Kantor Badan Penghubung Sumut.
“Peran KKSU selama ini sudah sangat membantu kami, baik dalam berbagai program maupun penguatan sosial ditengah masyarakat,” kata Kepala Badan Penghubung Sumut, Ichsanul Arifin Siregar, S.STP, M.A.P., saat pertemuan dengan pengurus KKSU, di Kedai Tempo, Jakarta, Senin (28/9/2026).
Hadir pada kesempatan itu jajaran Banhub Sumut antara lain, Lydia Sibarani, Jamal, dan lainnya. Sementara dari KKSU tampak hadir H. Muhamad Tarigan (Plt Ketua Umum), Rajab Siregar (Sekjen), Imran Sinulingga (Wasekjen), dan Rio Nainggolan (Koordinator Humas).
Ichsanul menegaskan, Banhub Sumut terus mendorong agar warga Sumut di Jakarta dan daerah-daerah lain bisa selalu solid dan memiliki peran strategis di tempatnya berada.

“Kami mendorong warga asal Sumut bisa mengambil peran-peran penting dalam ikut mendukung program-program pemerintah, mulai dari lingkungan sampai ke level yang lebih tinggi lagi,” ujarnya.
Banhub Sumut dalam hal ini juga telah menyiapkan program-program pemberdayaan masyarakat dan mendukung stabilitas di lingkungan di mana warga Sumut berada.
Perkuat FPK
Salah satu peran penting KKSU yang telah dijalankan adalah melalui Forum Pembauran Kebangsaan (FPK), baik di level provinsi maupun kota/kabupaten se-Jakarta.

“KKSU adalah mata dan telinga bagi Pemprov Sumut melalui perwakilannya di Jakarta. Dengan begitu, kami menjadi corong untuk mendukung pemerintah, menjadi jembatan penghubung ke masyarakat, dan wahana penyampaian aspirasi ke pemerintah. Selama ini, peran tersebut kami jalankan,” kata Muhamad Tarigan.
Hal tersebut menjadi sangat terlihat lewat peran KKSU di FPK se-Jakarta, di mana utusan yang dikirim berperan penting di tingkatan provinsi maupun kota/kabupaten.
Selain itu, KKSU memegang peran kunci dalam pemugaran Anjungan Sumut di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), di mana secara khusus KKSU menemui para tokoh etnis asal Sumut untuk berkonsultasi terkait desain rumah adat etnis asal Sumut yang ada di TMII.
“Kami selalu menyelesaikan tiap ada penugasan dari Badan Penghubung Sumut, baik itu pelatihan maupun mengundang tokoh-tokoh asal Sumut di Jakarta saat bersilahturahmi dengan Gubernur Sumut, maupun kegiatan-kegiatan lainnya,” tukas sesepuh warga Karo yang juga salah satu pendiri Karo Foundation ini.
Banhub Sumut sangat mendukung kinerja KKSU dan berharap hal-hal positif bisa terus dijalankan, termasuk keberadaannya di FPK se-Jakarta.
“Kami mendukung eksistensi KKSU, termasuk rencana untuk mengadakan Musyawarah Bersama sebagai wujud konsolidasi organisasi,” tutur Ichsanul.
Sekjen KKSU mengapresiasi support dari Banhub dan berharap kedepan kerja sama KKSU dengan Pemprov Sumut akan semakin ditingkatkan. (RN)













































