Spanyol, innews.co.id – Indonesia Lawyers Football Club (ILFC)–tim sepakbola advokat ternama Indonesia, menghadapi dua laga awal, pada World Football for Lawyers Cup atau Mundiavocat 2026, di Benidorm, Spanyol, 9-17 Mei ini, dengan aura dan hasil berbeda.
Laga pertama melawan Dacia Felix (Rumania), berlangsung dengan tensi tinggi, bahkan cenderung brutal. Wasit harus mengeluarkan 5 kartu kuning dan satu kartu merah untuk kedua tim.
“Tim lawan bermain sangat keras sekali. Padahal, ILFC sudah menguasai pertandingan dan mengurung lawan,” kata Head Coach James Purba, Selasa (12/5/2026).
Dikatakannya, serangan demi serangan dilancarkan ILFC, namun Dacia Felix keras menghadang dengan tackling-tackling yang keras.
“Jumlah kartu kuning yang keluar di pertandingan ini cukup banyak,” ujarnya.
James menyayangkan sikap lawan yang kurang sportif dan menghalalkan kekerasan untuk menghadang serangan ILFC.
“Tensi permainan tinggi. Sedikit banyak berpengaruh terhadap permainan ILFC, di mana beberapa pemainnya harus terkena kartu kuning,” aku kurator dan pengurus senior ini.
Skor akhir 1-0 untuk Dacia Felix. “Gol tercipta akibat blunder kiper saja. Tapi itulah hasil akhirnya. Cukup menyesakkan karena kami berhasil mengepung pertahanan Dacia, tapi tidak bisa mencetak gol,” tuturnya.
Permainan keras Dacia tidak mengakibatkan pemain ILFC cidera. “Puji Tuhan, tidak ada pemain yang cidera,” jelas James Purba.
Kalahkan Marmara
Pertandingan kedua, esok harinya, ILFC berhadapan dengan tim Turki Marmara FK. Permainan berlangsung dalam tempo cukup tinggi, di mana ILFC berhasil meraih kemenangan 4-0.
“Di pertandingan kedua, ILFC bermain lebih taktis dan terbuka. Kedua tim saling serang,” imbuhnya.
Empat kali gawang Marmara FK dijebol oleh dua pemain yakni, Aji Eko (hattrick) dan Syaiful. Hingga pluit akhir dibunyikan, ILFC berhasil mempertahankan kemenangannya.
Hasil dua pertandingan ini membuka peluang ILFC untuk melangkah ke babak berikutnya. Saat ini, ILFC berasa di peringkat 1 dan menunggu hasil pertandingan Dacia Felix versus Marmara FK, hari ini.
“Kami optimis melangkah ke perempat final. Kemenangan besar atas Marmara menjadi modal penting,” tukas James. (RN)








































