Jakarta, innews.co.id – Silat Betawi telah mengalami perkembangan signifikan seiring kemajuan zaman. Hal tersebut mendorong olahraga ini tidak hanya berguna bagi ‘pertahanan’ diri, tapi juga menjaga kebugaran tubuh.
Hal tersebut dikatakan Ketua Umum Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) DKI Jakarta, Diana Dewi, saat membuka Pelatihan Senam Kreasi Silat Betawi Samber Gledek, di Jakarta, hari ini.
“Silat Betawi merupakan warisan sejarah yang harus terus dijaga kelestariannya,” kata Diana Dewi.
Dijelaskan, Senam Kreasi Silat Betawi “Samber Geledek” adalah perpaduan dinamis antara gerakan senam modern dan teknik beladiri silat khas Betawi.
Seiring waktu, lanjutnya, Silat Betawi telah mengalami perkembangan dan menjadi olahraga masyarakat dengan memasukkan kreasi-kreasi modern seperti aerobik.
“KORMI DKI Jakarta tentu sangat mendukung pelatihan ini dan diharapkan bisa menjadi bagian dari kehidupan warga Jakarta,” ujar Diana Dewi, yang juga Ketua Umum KADIN DKI Jakarta ini.
Dari sisi gerakan begitu dinamis dan tidak sulit untuk diikuti. Selain itu, tercipta harmonisasi antara gerak tubuh dengan pernapasan. Bila rutin dilakukan, tentu ini akan sangat membantu menjaga kesehatan.
Sekitar 600 peserta mengikuti pelatihan ini dengan koreografi dari Universitas Negeri Jakarta (UNJ).
Diana Dewi menyampaikan ada sejumlah manfaat yang diperoleh dengan mengikuti senam kreasi silat Betawi ini di antaranya, meningkatkan kebugaran fisik dan stamina karena seluruh otot ikut bergerak dinamis.
Manfaat lain, membakar kalori dan menjaga berat badan, meningkatkan refleks dan koordinasi tubuh, menambah massa dan mengencangkan otot, serta memperkuat kesehatan mental dan rasa percaya diri.
Tak kalah penting, kata Diana Dewi, tentu untuk dapat melestarikan warisan silat Betawi kepada generasi muda.
“KORMI DKI Jakarta mendorong olahraga ini bisa semakin massif disosialisasikan kepada masyarakat agar mendapat manfaat besar bagi kesehatan,” tukasnya. (RN)









































