Jakarta, innews.co.id – Asosiasi Kurator dan Pengurus Indonesia (AKPI) melakukan terobosan besar dengan menjalin kerja sama dengan China Chamber of Commerce in Indonesia (CCCI) atau KADIN Tiongkok. Hal tersebut akan dituangkan dalam Memorandum of Understanding (MoU) yang akan ditandatangani di tahun ini juga.
“Kerja sama dengan CCCI merupakan bentuk komitmen dan kontribusi AKPI dalam ikut serta membangun bangsa dan negara,” kata Ketua Harian AKPI Daniel Alfredo, SH., MH., dalam keterangan persnya di Jakarta, Selasa (23/6/2026).
Saat ini, AKPI tengah menggodok poin-poin krusial yang akan termuat dalam MoU tersebut.
Seperti yang dilakukan pada Senin (22/6/2026), Daniel Alfredo yang akrab disapa Edo ini bersama Dr. Daruma Daishi (Anggota Bidang Hubungan Luar Negeri) dan Felicia Tania (Anggota Bidang Urusan Sekretariat), berdiskusi dengan Hang Yujian, perwakilan CCCI.
Dijelaskan, saat ini MoU tersebut masih dalam proses penggodokan antara AKPI dengan CCCI.
“Hal tersebut bukan saja untuk pertama kalinya organisasi kurator Indonesia bekerja sama secara resmi dengan KADIN-nya Tiongkok, tapi juga sebagai bukti bahwa AKPI tidak berhenti mengembangkan dirinya dan berada di garis depan juga dalam menjaga iklim investasi di Indonesia serta penegakan hukum, khususnya terkait dengan bisnis,” terangnya.
MoU ini diharapkan dapat menjadi pondasi kokoh untuk kolaborasi jangka panjang, khususnya dalam menyelaraskan pemahaman hukum kepailitan, tata kelola aset, serta perlindungan hukum bagi iklim investasi dan bisnis internasional di Indonesia.
Lebih jauh Edo mengatakan, sesuai dengan semangat dan prinsip yang melandasi MoU ini, tentu terdapat benefit timbal balik, di mana AKPI akan berperan penting dalam memberikan pemahaman pada anggota-anggota CCCI yang berbisnis di Indonesia akan pakem hukum terkait restrukturisasi dan kepailitan.
Sementara dari sisi CCCI, tentu akan mendapat keyakinan berkelanjutan atas iklim investasi di Indonesia dan penegakan hukumnya.
“MoU ini menjadi momentum penting untuk memperkuat kerja sama antara Indonesia dengan Tiongkok. Tidak penutup kemungkinan AKPI juga akan melakukan MoU dengan wadah pengusaha dari negara-negara lain,” tukasnya. (RN)













































