Jakarta, innews.co.id – Kebaya adalah pakaian tradisional, bagian dari nilai budaya tinggi khas Nusantara yang sangat indah.
Dulu, kebaya umumnya digunakan bersama kain tradisional khas daerah tertentu, dengan pakem aturan yang cukup ketat dan biasanya digunakan untuk acara-acara adat, kerajaan, dan formal. Tak heran, penggunaan kebaya menjadi terbatas.
Beberapa nama kebaya yang dikenal di masyarakat antara lain, Kebaya Kutu Baru, Kebaya Kurung, Kebaya Sunda, Kebaya Kartini, Kebaya Panjang, Kebaya Sulam Usus, Kebaya Bodo, Kebaya Encim, dan lainnya. Hal tersebut menjadi bukti betapa beragamnya kebaya Indonesia.
Namun seiring perkembangan zaman, kebaya mulai mengalami modifikasi dan mengikuti tren mode. Hal tersebut membuat kebaya khas Indonesia telah bertransformasi menjadi pakaian masa kini yang dapat digunakan dalam berbagai kesempatan yang lebih luwes dan terbuka.
Bernilai tinggi
“Kebaya dibuat dengan berbagai desain dan bahan kain tekstil yang khas di tiap daerah. Seperti, kebaya dari bahan lurik di Jawa Tengah, berbahan tenun songket (Sumatera), bahan bordir dan dari bahan batik dari berbagai propinsi se-Indonesia. Kebaya sudah sangat kaya dan beragam,” kata Owner Arimbi Pejaten Suite Hj. Ir. Dewi Arimbi Soeharto Alamsjah, di Jakarta, Jumat (24/7/2026).
Bagi Pengurus Ikatan Keluarga Pahlawan Nasional Indonesia (IKPNI) Bidang Pelestarian Budaya ini, keindahan budaya dan nilai seni yang tinggi ini sangatlah sayang jika tidak dijaga, lestarikan serta pelihara untuk tetap menjadi pakaian indah penuh nilai budaya dan simbol keanggunan perempuan Indonesia.
Karenanya, peringatan Hari Batik Nasional menjadi momentum penting untuk menumbuhkan rasa bangga terhadap budaya Indonesia, termasuk kebaya.
Generasi muda
Kolektor Wastra Antik Indonesia ini mendorong semakin banyak kaum perempuan generasi muda yang mengenakan kebaya.
“Kita harus bersama-sama menjadikan kebaya dapat lebih hidup ditengah masyarakat, khususnya kaum muda,” seru Wakil Ketua Umum Bidang Kebudayaan DPP Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) ini.
Ditambahkannya, kebaya modern saat ini sangat menarik dipadupadankan dengan rok, sarung, bahkan dengan bawahan bahan dan motif yang elegan.
“Penampilan dengan kebaya dengan corak modern juga sangat pas untuk berbagai kegiatan perempuan Indonesia saat ini, baik resmi, kasual, pakaian kerja, bahkan kegiatan harian,” imbuh putri Pahlawan Nasional Dr. R. Soeharto ini.
Dengan begitu, kebaya Indonesia bisa lestari dan bermanfaat dalam mendukung giat aktif perempuan Indonesia saat ini untuk berbagai jenjang usia. (RN)










































