Jakarta, innews.co.id – Penganugerahan Profesor Emiritus menjadi puncak pengabdian Prof. Dr. Arief Hidayat, SH., MH., di dunia akademis.
“Kami mengapresiasi pengukuhan Prof. Dr. Arief Hidayat sebagai Profesor Emeritus Bidang Hukum Tata Negara di Universitas Borobudur,” kata Ketua Umum Ikatan Keluarga Alumni Kenotariatan (IKANOT) Universitas Diponegoro, Otty Hari Chandra Ubayani, SH., Sp.N., MH., di Jakarta, Minggu (3/5/2026).
Pengukuhan Prof. Arief Hidayat sebagai Profesor Emeritus, lanjut Notaris/PPAT senior ini, merupakan bentuk penghormatan atas dedikasi panjang beliau dalam membangun fondasi hukum tata negara Indonesia.

“Pengalaman beliau sebagai Ketua MK memberikan perspektif yang sangat kaya antara teori dan praktik. Ini adalah kombinasi yang sangat dibutuhkan dalam membentuk generasi ahli hukum yang mampu menjawab tantangan zaman,” ujarnya.
Ditambahkannya, pengukuhan Prof Arief diyakini akan memperkuat keilmuan hukum tata negara di Indonesia, terutama di tengah dinamika ketatanegaraan yang semakin kompleks dan menuntut kedalaman analisis akademik yang tajam serta berintegritas.
“Selamat kepada Prof Arief, kiranya tetap melanjutkan pengabdian bagi dunia akademis serta pembangunan hukum di Indonesia,” ujar Otty Ubayani.
Dirinya mengenal Prof sebagai sosok yang humble, smart, dan berintegritas. “Profesor Arief adalah seorang pendidik yang mumpuni dan selalu berbagi ilmu kepada siapapun, khususnya generasi muda,” aku Otty.
Profesor Arief menjadi Hakim Konstitusi sejak 1 April 2013 hingga purnabakti pada Februari 2026. Selama menjadi hakim konstitusi, Prof Arief terpilih sebagai Ketua Mahkamah Konsitusi plguntuk dua periode, yaitu 2015-2017 dan 2017-2018. Selama masa jabatannya, ia menekankan pentingnya independensi MK dan pengawalan terhadap konstitusi serta ideologi negara.
Hadir antara lain Presiden RI ke-5 Megawati Soekarnoputri, Kepala Badan Kepegawaian Negara Zudan Arif Fakrulloh, Rektor Universitas Diponegoro Prof. Dr. Suharnomo, Rektor Universitas Borobudur Prof. Bambang Bernanthos, Wakil Rektor Universitas Borobudur Prof. Dr. Rudi Bratamanggala, Direktur Pascasarjana Universitas Borobudur Prof. Dr. Faisal Santiago, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah III Dr. Henri Togar Hasiholan Tambunan, Mahfud MD, Ganjar Pranowo, Hasto Kristiyanto, Yasonna Laoly, Ketum IKANOT Undip Otty Hari Chandra Ubayani, dan lain-lain. (RN)









































