Spanyol, innews.co.id – Pertandingan berat sebelah tersaji dalam laga RAP FC Indonesia dengan Advogados de Angola FC (Angola)–tim sepakbola advokat Angola, di Lapangan Antonio Lopez 2, pada World Football for Lawyers Cup atau Mundiavocat 2026, di Benidorm, Spanyol, kemarin.
Tidak tanggung-tanggung RAP FC menggulung tim Angola dengan skor 16-1. Sejak pluit awal dibunyikan, RAP FC langsung berinisiatif menekan dan tidak memberi ruang tim lawan berkembang. Satu persatu bola diceploskan ke gawang Angola.
Bak tidak ada perlawanan, tim Angola hanya bisa pasrah gawangnya berkali-kali dirobek pemain RAP FC. Satu gol yang berhasil dilesatkan Angola bak ‘hadiah’ pelipur lara.
“Hari ini, kita berhasil mengalahkan tim Angola dengan skor telak. Alhamdulillah, semua juga karena kerja keras para pemain,” ujar Manager RAP FC Indonesia, Muhammad Arfah, Rabu (13/5/2026).
Dengan 4 kemenangan, RAP FC menjadi juara grup dan melangkah ke babak 16 besar. “Tentu kami senang dengan kemenangan beruntun di fase grup. Semoga itu lebih memotivasi teman-teman untuk bermain lebih serius lagi karena babak 16 besar dengan sistem gugur tentu lawan yang dihadapi akan lebih sulit lagi,” katanya.
Secara khusus Arfah berterima kasih untuk dokungan doa dan semangat dari teman-teman advokat, kurator dan pengurus di Indonesia. “Terima kasih untuk dukungan doa dan semangat dari rekan-rekan semua,” tukasnya
Kini, RAP FC menatap babak 16 besar dengan semangat tinggi. “Target kami juara. Pada Mundiavocat 2024 lalu di Dubai, kami menjadi runner-up, semoga di sini kami bisa jadi juara,” tukasnya.
Sebelumnya, RAP FC mencukur klub Ordem do Barcelos asal Portugal dengan skor 9-0. Lalu menghempaskan Dacia Felix (Rumania) 9-2 dan menggasak Pasto da Gama (Kolombia) dengan skor 4-2.
Dari empat pertandingan, RAP FC total menyarangkan 38 gol dan hanya kemasukan 5 gol. Sebuah capaian yang fantastik.
“Mohon doanya agar langkah kami bisa mulus sampai ke tangga juara,” pinta Muhammad Arfah. (RN)









































