Jakarta, innews.co.id – Pada banyak kejadian, ternyata seringkali program corporate social responsibility (CSR) tidak berdampak pada tujuan yang ingin dicapai. Kenapa bisa demikian?
Forum CSR DKI Jakarta mengupas hal tersebut di laman media sosialnya.
“Salah satu penyebab utamanya adalah kurangnya data yang akurat. Tanpa data yang jelas, program sering kali hanya berdasarkan asumsi, bukan kebutuhan nyata di lapangan. Akibatnya, bantuan jadi kurang relevan dan dampaknya tidak maksimal,” kata Forum CSR DKI Jakarta, dikutip Selasa (14/4/2026).
Selain itu, minimnya kolaborasi juga jadi tantangan lainnya yang kerap dihadapi di tingkat implementasi.
“Ketika perusahaan, pemerintah, dan masyarakat berjalan sendiri-sendiri, ada potensi program bisa terpecah, bahkan tumpang tindih. Padahal, dengan kolaborasi yang kuat, program CSR bisa lebih terarah, efektif, dan berkelanjutan,” ujarnya.
Di sinilah pentingnya peran Forum CSR sebagai penghubung (bridging) yang mengelaborasi pemerintah dan swasta.
“Dengan koordinasi yang baik, data bisa lebih terintegrasi dan program yang komprehensif akan bisa disalurkan ke titik yang benar-benar membutuhkan,” imbuhnya.
Ditegaskannya, pada akhirnya, CSR bukan hanya soal memberi, tapi memastikan apa yang diberikan tepat sasaran, sampai, dan dapat dirasakan serta berdampak bagi penerima. (RN)











































