Jakarta, innews.co.id – Jakarta Sport Tourism merupakan gagasan dan inovasi yang harus terus diperjuangkan. Tidak saja menjadikan warganya sehat, tapi juga berdampak pada kemajuan kota.
“Menjadi Jakarta sebagai Sport Tourism City merupakan sesuatu yang telah lama dinantikan. Sekarang adalah momentum tepat untuk merealisasikannya,” kata Ketua Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) DKI Jakarta Diana Dewi, di Jakarta, Sabtu (11/7/2026).
Diana Dewi menilai, Jakarta punya infrastruktur olahraga berstandar internasional, komunitas olahraga masyarakat yang terus tumbuh, dan pengalaman panjang sebagai tuan rumah berbagai event berskala besar.
“Modal itu sudah ada. Yang perlu kita pastikan sekarang adalah bagaimana pengembangannya berjalan holistik. Tidak hanya berpusat pada event-event tertentu saja,” ujar Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) DKI Jakarta ini.
Dirinya menilai, sport tourism city yang kuat bukan hanya ramai saat kejuaraan berlangsung, melainkan kota yang warganya aktif bergerak setiap hari, baik di taman, jalur sepeda, komunitas olahraga lokal, dan lainnya. Itulah fondasi yang membuat wisatawan betah dan terus kembali.
Founder Toko Daging Nusantara ini berkeyakinan, Jakarta Sport Tourism akan mendukung pertumbuhan kota secara masif, baik perekonomian maupun kesejahteraan masyarakatnya.
“Dengan menjadi sport tourism city akan mendorong munculnya industri-industri olahraga. Ini tentu menjadikan Jakarta sebagai kota bisnis yang paripurna,” imbuhnya.
Baginya, warga Jakarta harus selalu sehat dan bugar ditengah mobilitas yang tinggi di keseharian. Untuk itu, dibutuhkan good will dari semua pihak, termasuk stakeholder untuk mendukung realisasi Jakarta Sport Tourism.
“Kita dukung pengembangan Jakarta menjadi sport tourism city. Tidak hanya menggelar event-event skala internasional, tapi juga warganya rutin berolahraga,” tukasnya. (RN)










































