Jakarta, innews.co.id – Gempa bumi berkekuatan 7,7 skala Richter telah meluluhlantakkan sejumlah bangunan, termasuk pemukiman warga di Nusa Tenggara Timur (NTT). Tercatat lebih dari 50-an warga meninggal dunia dan ribuan lainnya sementara harus tinggal di tempat-tempat pengungsian.
Sebagai bentuk empati salah satu law firm terkemuka di dunia Dentons HPRP memberikan bantuan kepada masyarakat di NTT.
“Dentons HPRP berkolaborasi dengan Yayasan Flores Kreasi Sosial dan AWK Foundation menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa kebutuhan pangan dasar bagi masyarakat terdampak gempa di Ende, Flores,” kata Partners Dentons HPRP Andre Rahadian, SH., LL.M., di Jakarta, Selasa (1/9/2026).
Ini juga bentuk kepedulian sebagai sesama anak bangsa. “Kami bisa merasakan kesedihan warga NTT dan kedukaan bagi mereka yang kehilangan sanak keluarga,” imbuhnya.
Bantuan yang diberikan berupa beras, mie, dan telur yang didistribusikan ke 11 titik terdampak, termasuk Tomberabu II, Uzuramba, Wolokaro, Tonggo Papa, Wologai, Nataute, Boafeo, Mbongawani, dan Woloare.
Dikatakannya, di tengah masa sulit yang dihadapi masyarakat terdampak gempa bumi di Flores, kepedulian sekecil apa pun dapat menjadi berarti.
“Lebih dari sekadar bantuan, kegiatan ini merupakan bentuk solidaritas dan harapan agar saudara-saudara kita di Flores dapat melewati masa pemulihan dengan lebih kuat,” tutur Ketua Umum Ikatan Alumni (Iluni) Universitas Indonesia periode 2022-2025 ini.
Dentons HPRP juga berterima kasih kepada seluruh pihak dan relawan yang telah membantu memastikan bantuan sampai langsung kepada masyarakat yang membutuhkan.
Dirinya berharap, pemulihan yang dilakukan pemerintah dan berbagai pihak bisa memastikan kehidupan masyarakat kembali pulih.
“Kami berharap warga di NTT tetap kuat, bersabar, dan tetap berdoa sehingga kondisi bisa pulih kembali. Kami prihatin dan turut berduka atas kejadian tersebut,” tukasnya. (RN)











































