Banten, innews.co.id – Perluasan akses pendidikan kepada masyarakat merupakan salah satu bagian penting yang dijalankan Pemerintahan Prabowo-Gibran saat ini, dalam bentuk Sekolah Rakyat.
Hal tersebut dikatakan Ketua Umum Kongres Advokat Indonesia (KAI) Siti Jamaliah Lubis, usai meninjau langsung pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten Pandeglang, Banten, Jumat (5/6/2026).
“Kongres Advokat Indonesia sangat mengapresiasi pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang begitu pro ke rakyat. Hal tersebut nampak dari program-program yang betul-betul mengena dengan kebutuhan riil masyarakat,” kata Siti Jamaliah yang akrab disapa Mia Lubis ini.
Mia mengatakan, dirinya bersama jajaran Pengurus KAI berkunjung langsung ke Pandeglang, Banten, untuk melihat pembangunan Sekolah Rakyat diatas tanah seluas 11 hektar yang bisa menampung 1.000 murid, mulai dari SD-SMA. Nantinya juga akan disiapkan asrama bagi para murid dan guru. Peserta didik dan guru-guru juga akan diberi makan.
Baginya, ini menjadi langkah nyata dalam mewujudkan pemerataan pendidikan dan mencetak generasi unggul Indonesia.
“Betapa luar biasa dan luhur sekali cita-cita dan tujuan Bapak Prabowo bagi rakyat Indonesia, terutama bagi generasi masa depan,” ujar Mia yang tak mampu menyembunyikan kekagumannya terhadap program Presiden Prabowo ini.
Dirinya berharap, semoga Sekolah Rakyat yang akan dibangun di seluruh provinsi di Indonesia bisa berjalan baik, sehingga tidak ada lagi anak Indonesia yang tidak bersekolah.
“Kita dukung apapun hal baik yang dibuat Presiden Prabowo untuk rakyat. Kami juga mendukung program MBG yang saat ini telah berjalan. Karena MBG ini sangat diperlukan, terutama bagi anak-anak, lansia, dan ibu hamil,” tukasnya.
Mia Lubis mengajak semua pihak mendukung program MBG, Sekolah Rakyat, dan program lainnya. Dengan begitu, maka Indonesia akan menjadi negara maju.
“Kebanyakan kritik yang ada, terutama di media-media sosial tidak benar dan lebih mengarah pada caci maki dan menghina Presiden Prabowo. Kita dukung program Presiden Prabowo menuju Indonesia Emas,” pungkasnya. (RN)








































