Jakarta, innews.co.id – Sepanjang 7 tahun pengabdiannya, Gerakan Masyarakat Wirausaha (Gemawira) konsisten turun ke bawah, merangkul ribuan pelaku UMKM dari berbagai pelosok Tanah Air dan memberikan pendampingan inkubasi dari tingkat dasar hingga bisa naik kelas.
Tak hanya internal, wadah yang dipimpin oleh Diantri Lapian ini juga aktif berkolaborasi dengan eksternal, baik pemerintah, swasta, akademisi, lembaga keuangan, organisasi masyarakat, dan komunitas lainnya.
“Apa yang kami jalankan secara konsisten telah berdampak luas. Mulai dari peningkatan kapasitas manajerial dan literasi keuangan anggota, juga legalitas usaha dan sertifikasi (Halal, BPOM, NIB, HAKI) yang makin lengkap. Selain itu, pembukaan akses pasar yang lebih luas, baik offline maupun online,” kata Diantri Lapian Ketua Umum Gemawira, di Jakarta, Rabu (29/7/2026).

Dikatakannya, Gemawira telah berhasil membangun ekosistem inkubasi yang tidak hanya memberikan bantuan sesaat, tetapi membekali UMKM dengan kemandirian agar bisnis mereka bertahan dalam jangka panjang dan adaptif terhadap perubahan zaman.
Program kedepan
Diantri menguraikan untuk menjawab tantangan ekonomi masa depan, Gemawira berfokus pada empat pilar program unggulan yakni:
Gemawira Digital & AI Transformation yakni, program pendampingan intensif agar UMKM mampu mengadopsi teknologi digital, pemasaran berbasis kecerdasan buatan (AI tools), serta optimasi e-commerce dan media sosial.
Inkubasi Siap Ekspor & Akses Pasar Global, melalui kurasi dan kurikulum khusus bagi UMKM skala menengah yang siap melakukan go international, mencakup standar kualitas produk, sertifikasi internasional, dan fasilitasi business matching.
Akses Pembiayaan & Literasi Finansial Terpadu yang menghubungkan UMKM dengan lembaga keuangan inklusif, investor, serta program kemitraan (CSR/PKBL) guna memperkuat permodalan usaha secara terukur.
Dan, Green Economy & Sustainable Business melalui edukasi dan penerapan praktik bisnis ramah lingkungan, efisiensi energi, serta pengelolaan limbah agar produk UMKM memiliki nilai tambah dan daya saing tinggi.
Lebih jauh Wakil Ketua Umum Bidang Ekonomi Kreatif KADIN DKI Jakarta ini meminta segenap anggota Gemawira untuk selalu menjaga semangat kolaborasi (gotong royong).
“Kunci kekuatan Gemawira ada pada jaringannya. Jangan berjalan sendiri-sendiri. Manfaatkan ekosistem Gemawira untuk saling membeli produk sesama anggota, berbagi informasi, dan berkolaborasi membuat lini produk bersama,” imbuhnya.
Dirinya juga mendorong bagi setiap anggota untuk komitmen dan terus belajar (continuous learning). “Dunia bisnis bergerak sangat cepat. Anggota diharapkan tidak cepat puas dan rajin mengikuti sesi inkubasi, pelatihan, serta mentoring yang diselenggarakan,” serunya.
Tak kalah penting, fokus pada kualitas dan legalitas. Pastikan setiap produk atau jasa yang dihasilkan memiliki standar mutu yang stabil dan legalitas yang lengkap. Ini adalah syarat mutlak untuk membangun kepercayaan konsumen dan memperluas pasar.
Dan, pegang teguh nilai berdampak dan berkelanjutan. “Jangan hanya mengejar keuntungan jangka pendek. Bangunlah usaha yang memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar dan memiliki fondasi yang kuat untuk diwariskan ke generasi berikutnya,” tukasnya.
Diantri yakin Gemawira akan semakin maju dan berkembang serta berkontribusi positif bagi bangsa dan negara. (RN)














































