Jakarta, innews.co.id – Dunia usaha memiliki peran strategis dalam mengisi kemerdekaan. Baik melalui penciptaan lapangan kerja, penguatan UMKM, peningkatan investasi, serta mendorong produk-produk dalam negeri agar semakin kompetitif.
“Momentum 81 tahun kemerdekaan Republik Indonesia menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus memperkuat persatuan, menjaga kedaulatan, dan mendorong kemajuan bangsa,” kata Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia, Dr. Andi Yuslim Patawari, SSTPI., MP., dalam keterangan persnya, di Jakarta, Senin (17/8/2026).
Menurutnya, semangat kemerdekaan juga sangat penting untuk mendorong dunia usaha agar semakin berkontribusi terhadap pembangunan nasional.
“Dengan semangat “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur”, mari bersama-sama membangun Indonesia yang semakin tangguh, mandiri, berdaya saing, serta mampu memberikan kesejahteraan dan kesempatan yang lebih luas bagi seluruh rakyat,” seru Wakil Sekretaris Jenderal Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) ini.
Dari dunia usaha, mari kita terus berkontribusi melalui kolaborasi, inovasi, penciptaan lapangan kerja, dan penguatan ekonomi nasional.
Dia menambahkan, semangat kemerdekaan harus diterjemahkan dalam kerja nyata. Dunia usaha harus menjadi bagian penting dalam membangun ekonomi nasional yang kuat, mandiri, inklusif dan berkelanjutan.
Dirinya tidak menafikan tantangan ekonomi yang harus dihadapi kedepannya. “Tantangan ekonomi ke depan membutuhkan kolaborasi yang semakin kuat antara pemerintah, dunia usaha, masyarakat dan berbagai pemangku kepentingan,” imbuhnya.
Andi menegaskan, kita ingin kemerdekaan memberikan makna yang nyata bagi masyarakat. “Ketika ekonomi tumbuh, lapangan kerja terbuka, UMKM berkembang dan masyarakat semakin sejahtera, di situlah kita mengisi kemerdekaan,” tukasnya.
Secara khusus, Andi mengajak enterpreneur muda untuk terus berinovasi dan memanfaatkan perkembangan teknologi sebagai kekuatan baru dalam menghadapi persaingan global.
Dia menegaskan, generasi muda adalah kekuatan besar bangsa. “Mari kita bangun optimisme, berani berinovasi dan menciptakan peluang. Indonesia harus menjadi bangsa yang produktif dan berdaya saing,” tambahnya.
Selain itu, KADIN Indonesia juga diharapkan terus memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam menciptakan iklim usaha yang sehat serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
“Dirgahayu Republik Indonesia ke-81. Mari kita teruskan perjuangan dengan karya, inovasi dan kolaborasi untuk Indonesia yang semakin maju dan sejahtera. Dari dunia usaha, kita terus berkontribusi melalui kolaborasi, inovasi, penciptaan lapangan kerja, dan penguatan ekonomi nasional,” pungkasnya. (RN)














































