Jakarta, innews.co.id – Kesejahteraan petani harus menjadi latar terciptanya ketahanan pangan.
“Meningkatkan kesejahteraan petani adalah hal sentral yang harus terus diperjuangkan dibalik visi swasembada pangan,” kata Bendahara Umum Dewan Pimpinan Nasional Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Diana Dewi, dalam peringatan Hari Tani Nasional ke-66 di Serang, yang dibarengi dengan pelantikan DPD HKTI Banten, Kamis (24/9/2026).
Baginya, petani adalah pahlawan pangan. “Sulit diungkapkan dengan kata-kata bagaimana rasa hormat dan apresiasi setiap kali berbicara tentang petani. Merekalah yang setiap hari memastikan ada makanan di meja kita, sering kali tanpa banyak diberitakan dan tanpa banyak dilihat,” ungkapnya.
Menurutnya, peringatan Hari Tani Nasional menjadi momentum untuk mengingatkan bahwa perjuangan para petani layak mendapat tempat yang lebih besar.
Diana Dewi yang concern dalam bisnis di bidang pangan ini menyadari bahwa ketahanan pangan bermula dari kesejahteraan petani. “Tanpa petani yang sejahtera, swasembada hanya akan berhenti sebagai cita-cita,” ucap Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) DKI Jakarta ini kritis.
Terlebih dengan adanya pemberian penghargaan kepada para petani sebagai pahlawan pangan, itu sebuah bentuk pengakuan yang sudah semestinya diberikan.
“Selamat Hari Tani Nasional untuk seluruh petani Indonesia. Terima kasih untuk kerja keras yang tak pernah berhenti, dari sawah, ladang, dan kebun di seluruh penjuru negeri dan memastikan rakyat Indonesia bisa mendapat makanan yang baik,” tukasnya. (RN)













































