Jakarta, innews.co.id – Kemandirian pangan tidak akan tercapai bila masing-masing sektor mengedepankan ego masing-masing. Perlu kolaborasi nyata dalam merealisasikan hal tersebut.
“Semua unit bisnis, terutama yang berhubungan langsung dengan ketahanan pangan perlu bekerja sama dan membangun jejaring yang kuat,” kata Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) DKI Jakarta Diana Dewi, saat menerima Himpunan Peternak Domba dan Kambing Indonesia (HPDKI) DKI Jakarta yang dipimpin oleh Achmad Burhani Isbandi, di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Turut serta mendampingi Ketum KADIN DKI yakni, Berry B. Purba, Ruslan, Tito Maulana, Yudi Arif dan Bpk. Luky (SNJ).
“Pertemuan ini menjadi sarana penting untuk saling bertukar pikiran, mendengarkan aspirasi, serta membahas berbagai peluang kolaborasi strategis, khususnya dalam mendukung ketahanan pangan, pemberdayaan peternak lokal, serta penguatan rantai pasok (supply chain) di wilayah Jakarta dan sekitarnya,” lanjutnya.
Diana Dewi menegaskan, ketahanan pangan menjadi salah satu prasyarat sebuah negara maju. Karenanya, hal terswbut juga menjadi program unggulan dari pemerintahan Presiden Prabowo.
“Saat ini pemerintah terus menggenjot produksi pangan dan meminimalkan impor. Para pelaku usaha juga harus bisa menangkap peluang ini. Salah satunya dengan memperkuat rantai pasok pangan,” imbuhnya.
Dirinya yakin, bila kebutuhan pangan seluruh rakyat Indonesia tercukupi, maka program-program strategis pemerintah lainnya akan dapat berjalan baik.
Karenanya, Diana Dewi mendorong kolaborasi berkelanjutan lintas sektoral. (RN)















































