Jakarta, innews.co.id – Peluang kolaborasi antara dua negara serumpun, Indonesia dan Malaysia, kian terbuka lebar.
Pertemuan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) DKI Jakarta dengan Delegasi Angkasa Kelantan Malaysia, di Sekretariat KADIN DKI Jakarta, Jumat (23/10/2026), membahas penguatan hubungan ekonomi dan bilateral antara kedua negara.
Diketahui, Delegasi Angkasa Kelantan adalah rombongan perwakilan dari Angkasa Negeri Kelantan, yaitu Kantor Penghubung (Pejabat Perhubungan Negeri) atau Jawatan Kuasa Angkasa Negeri (JKAN) Kelantan di bawah naungan Angkasa (Angkatan Koperasi Kebangsaan Malaysia Berhad).
Rombongan diterima langsung oleh jajaran Pengurus KADIN DKI Jakarta yakni, Hotlan Panjaitan (WKU Bidang Organisasi & Keanggotaan), Diantri Lapian (WKU Bidang Ekonomi Kreatif), Irwandi (WKU Bidang Perindustrian Koperasi & UMKM), Tutik Mudastri (Ketua Komtap Pembinaan, Pemberdayaan & Pengembangan/P3 Koperasi), dan Sri Magfirah Indriani Wijaya (Wakil Komtap Industri Kecil & Menengah).
“Alhamdulillah, pertemuan berjalan lancar, di mana kita saling bertukar pengalaman, utamanya dalam mensupport UMKM dan koperasi di masing-masing negara,” kata Diantri Lapian.
Dijelaskan, kunjungan ini bertujuan untuk saling tukar pandangan, ide dan best practices soal pengembangan bisnis, produk kreatif, kerajinan tangan, manufaktur dan pertumbuhan UMKM, serta memperkuat hubungan ekonomi dan koperasi bilateral antara Malaysia – Indonesia.
Pada kesempatan itu juga dijelaskan bagaimana upaya yang dilakukan KADIN DKI Jakarta untuk mendukung UMKM agar dapat naik kelas dan mampu menembus pasar dunia. Baik melalui workshop, pelatihan digital, serta pendampingan yang dilakukan berkelanjutan.
“Kami berharap kolaborasi ini membawa dampak positif bagi kemajuan ekonomi dan pengembangan usaha, baik di Jakarta maupun Kelantan, Malaysia,” tukas Ketua Umum Gerakan Masyarakat Wirausaha (Gemawira) ini.
Delegasi Angkasa Kelantan mengapresiasi pertemuan dengan KADIN DKI Jakarta dan berharap kedepan bisa menjalin kolaborasi dalam rangka mendukung pertumbuhan ekonomi kedua negara. (RN)















































