Jakarta, innews.co.id – Hidup sehat tidak harus berbiaya mahal, melainkan bisa dilakukan dengan cara yang sederhana oleh setiap orang.
“Saat ini, Jakarta akan memasuki usia 5 abad. Tentu diharapkan, di usia demikian, warga Jakarta semakin sehat ditengah arus mobilisasi yang demikian cepat,” kata Ketua Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (KORMI) DKI Jakarta Diana Dewi, usai mengikuti senam jantung sehat, yang diinisiasi oleh Yayasan Jantung Indonesia (YJI) DKI Jakarta di Pelataran Barat Lantai 3 Jakarta International Stadium (JIS), Minggu (12/7/2026).
Selain Ketua KORMI DKI Jakarta, hadir pada kesempatan tersebut Ketua Umum Yayasan Jantung Indonesia (YJI) Pusat Anisa Pohan, Perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Camat Tanjung Priok, Lurah Papanggo, dan ratusan masyarakat.
“Ada yang menarik dari senam jantung sehat beberapa waktu lalu, di mana pesertanya lintas usia, gerakannya bisa diikuti siapa saja, dan tidak perlu peralatan apa pun untuk memulainya,” kata Diana Dewi.
KORMI DKI Jakarta menyambut baik kegiatan ini sebagai wujud komitmen bersama untuk membudayakan pola hidup sehat, meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kesehatan jantung, serta memperkuat kolaborasi antara pemerintah, organisasi kemasyarakatan, dan masyarakat dalam menyongsong 5 Abad Kota Jakarta.
Diana Dewi menilai, antusias warga Jakarta mengikuti kegiatan ini sangat besar. “Antusiasme besar dan potensinya masih bisa jauh lebih luas lagi kalau kegiatan seperti ini rutin hadir di berbagai wilayah,” seru Founder Toko Daging Nusantara ini.
Dia berharap Jakarta yang sebentar lagi genap berusia 5 abad, alangkah baiknya kalau warganya bukan hanya produktif, tapi juga bugar dan sehat.
“Pembangunan kota bisa dikejar, tapi kesehatan warganya perlu dibangun dari kebiasaan kecil setiap hari. Semoga semangat seperti ini terus tumbuh dan menular,” imbuhnya.
Diana Dewi mengajak warga Jakarta untuk membudayakan gaya hidup sehat dan aktif. “Melalui semangat kebersamaan dan gaya hidup aktif, mari terus menjaga kesehatan untuk mewujudkan masyarakat Jakarta yang lebih sehat, bugar, produktif, dan berdaya saing menuju 5 Abad Kota Jakarta,” tukasnya. (RN)











































