Jakarta, innews.co.id – Peningkatan produktivitas pekerja menjadi keniscayaan dalam mendukung kemajuan usaha dewasa ini.
Kamar Dagang dan Industri (KADIN) DKI Jakarta bersama Pusat Pengembangan Produktivitas Daerah (P3D) Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi Provinsi DKI Jakarta, mengadakan Pelatihan Peningkatan Produktivitas 2026, diikuti lebih dari 600 peserta dari 350 perusahaan se-Jakarta.

“Alhamdulillah, kita bisa melihat antusiasme dunia usaha di tahun kedua ini terus meningkat. Ini bukan sekadar angka, tapi cerminan bahwa kesadaran para pelaku usaha Jakarta terhadap pentingnya kualitas SDM semakin kuat,” kata Ketua Umum KADIN DKI Jakarta, Diana Dewi, Senin (20/4/2026).
Menurutnya, di era sekarang yang menang bukan yang paling besar, tapi yang paling produktif dan paling cepat beradaptasi.
Melalui pendekatan Kaizen 5S yang diadaptasi menjadi budaya kerja Indonesia, peserta tidak hanya mendapat ilmu, tetapi juga praktik yang bisa langsung diterapkan di tempat kerja.

“Produktivitas sejati bukan soal kerja lebih keras, tapi kerja lebih rapi, lebih terstruktur, dan lebih konsisten,” imbuh Founder Toko Daging Nusantara ini.
Dirinya meyakini, jika dunia usaha dan pemerintah senantiasa berada di jalan yang sama, produktivitas bukan lagi sekadar jargon target, tapi berubah menjadi budaya.
Pembukaan kegiatan tersebut dihadiri oleh Rany Mauliani (Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta), Wahyu Dewanto (Wakil Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta), Diana Dewi (Ketua Umum KADIN DKI Jakarta), dan Syaripudin (Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi Provinsi DKI Jakarta).
Diana Dewi berharap melalui pelatihan tersebut akan mendorong mental pekerja yang jauh lebih baik dalam menghadapi tingginya persaingan dan mendukung kemajuan perusahaan. (RN)












































