Jakarta, innews.co.id – Mundurnya sejumlah pengurus dari sekitar 13 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Solidaritas Indonesia (PSI) di Kota Semarang, tidak meredupkan partai politik yang belakangan kian naik daun ini.
Bagi jajaran pengurus, keputusan mundur tersebut hanya bagian dari seleksi politik untuk meneguhkan mana pihak yang memang benar-benar berjuang untuk partai besutan Kaesang Pangarep–putra bungsu mantan Presiden Joko Widodo.
Bukti nyatanya, di bulan Ramadan ini, PSI Kota Semarang melakukan aksi nyata berbagi takjil kepada masyarakat. Para pengurus tampak kompak turun ke jalan.

“Kami DPC-DPC PSI se-Kota Semarang tetap kompak berkerja untuk rakyat, apalagi di bulan baik ini,” kata F. Tika Mantofani, Anggota DPRD Kota Semarang, dalam keterangan persnya, Rabu (25/2/2026).
Kegiatan ini juga menepis anggapan bahwa DPC PSI Kota Semarang sudah vakum pasca mundurnya beberapa pengurus, beberapa waktu yang lalu.

“Tidak berpengaruh secara keutuhan organisasi karena kami sigap dan langsung melakukan koordinasi dan konsolidasi,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris DPD PSI Kota Semarang Melly Pangestu menegaskan, jajaran pengurus dan anggota tetap solid, terutama dalam mempersiapkan giat di bulan Ramadhan dan persiapan verifikasi kedepan.
“Saat ini, Semarang sudah menjadi kandang gajah” tegasnya.

Pada bagian lain, Ketua DPW PSI Jawa Tengah Antonius Yoga Prabowo menyatakan, pihaknya terus melakukan pembenahan internal di Jawa Tengah sampai ke tingkatan pengurus paling bawah.
“Yang terpenting kita melakukan pembenahan organisasi ke arah yang lebih baik, terutama dalam mempersiapkan beberapa agenda politik kedepan sembari terus berbuat untuk masyarakat bawah,” tukasnya.
Hal serupa dikatakan Plt Ketua DPC PSI Kota Semarang, Ari Nugroho yang mengajak para kader PSI untuk terus melakukan konsolidasi politik sampai tingkat bawah. Salah satunya dengan berbagi kepada masyarakat di bulan Ramadan ini. (RN)









































