Jakarta, innews.co.id – Kepiawaian Ir. H. Saiful Bahri Sulaiman saat memimpin Taman Iskandar Muda (TIM) Pasar Minggu selama dua periode, telah membuktikan kapasitas dirinya untuk menggawangi Pengurus Pusat TIM. Saatnya ia naik kelas.
Dukungan padanya mengalir dari berbagai pihak jelang Musyawarah Besar (Mubes) Pengurus Pusat Taman Iskandar Muda, yang akan digelar Sabtu, 22 Agustus 2026, di Aula Masjid DPR RI, Jakarta.
Banyak organisasi lokal, organisasi sektoral dan sebagian besar cabang TIM telah meminta dirinya untuk maju sebagai bakal calon Ketua Umum PP TIM periode 2026-2030.
Saiful Bahri yang dikenal juga sebagai Anggota Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Jakarta Selatan ini mengusung empat pilar yang dengan amanah akan ia jalankan saat memimpin PP TIM. Keempat pilar tersebut yakni:
Pertama, mempererat kekeluargaan dengan membangun komunikasi yang aktif, rutin, dan harmonis antar anggota, menghapus sekat-sekat perbedaan, serta memperkuat ikatan persaudaraan layaknya satu keluarga besar.
Kedua, meningkatkan kegiatan sosial dengan mengagendakan program bakti sosial dan kemasyarakatan secara terencana dan berkelanjutan, agar keberadaan organisasi benar-benar terasa manfaatnya bagi yang membutuhkan.
Ketiga, pengelolaan yang transparan dan akuntabel dalam menjalankan seluruh roda organisasi dengan prinsip keterbukaan, kebersamaan, dan gotong royong. Setiap pengelolaan keuangan maupun keputusan organisasi akan dapat diketahui dan dipertanggung jawabkan secara jelas kepada seluruh anggota.
Keempat, menjadikan TIM sebagai wadah aspirasi dengan membuka ruang seluas-luasnya bagi setiap anggota untuk menyampaikan gagasan, masukan, maupun harapan. Setiap suara akan didengar dan diupayakan perwujudannya demi kemajuan bersama.
“Insya Allah, saya siap ikut kontestasi dan memperjuangkan rekan-rekan semua serta memberikan yang terbaik bagi kemajuan bersama dan kemaslahatan kita semua,” kata Saiful Bahri, di Jakarta, Jumat (21/8/2026).
Baginya, Taman Iskandar Muda adalah rumah bersama kita semua. Rumah yang kokoh dibangun di atas persaudaraan, kepercayaan, dan kepedulian. (RN)











































