Jakarta, innews.co.id – Pemanfataan teknologi artificial intelligence (AI) menjadi keniscyaan untuk mendorong kemajuan dunia usaha.
Hal tersebut secara lugas dikatakan Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) DKI Jakarta Diana Dewi saat memberi pengantar kepada pada mahasiswa pada kuliah perdana Universitas Islam As-Syafi’iyah, Senin (21/9/2026).
“Al itu memang canggih, tapi ia tetap alat. la bisa membantu kita membaca pasar dan bekerja lebih efisien, tapi ia tidak bisa menggantikan keberanian untuk memulai atau ketekunan untuk bertahan saat usaha sedang sulit,” kata Diana Dewi.
Dikatakannya, saat ini dunia usaha banyak memanfaatkan AI dalam membangun bisnisnya.

Founder Toko Daging Nusantara ini mengajak para mahasiswa untuk memanfaatkan teknologi sebaik mungkin, tapi jangan pernah lupakan hal-hal mendasar yang membuat sebuah usaha benar-benar bertahan melalui kerja keras, integritas, dan nilai yang kita bawa.
Saat ini, tambahnya, Indonesia butuh semakin banyak entrepreneur muda, bukan hanya yang pandai memanfaatkan teknologi, tapi juga yang punya karakter dan kapasitas untuk bertahan.
“Penggunaan teknologi harus dibarengi dengan karakter dan akhlak mulia. Karakter dan akhlak yang baik bisa diperoleh dengan rajin beribadah dan tidak meninggalkan syariat agama,” tuturnya.
Secara khusus CEO Suri Nusantara Jaya Group ini mengapresiasi undangan Universitas Islam As-Syafi’iyah pada kuliah perdana ini.
“Semoga seluruh civitas akademika, khususnya para mahasiswa, senantiasa diberikan semangat dan kemudahan dalam menempuh setiap langkah ke depan,” doanya. (RN)











































