Senin, Februari 9, 2026
INNEWS.CO.ID
Advertisement
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    Dr. Sutrisno: Tindak Tegas Pelaku Transaksional di Pengadilan

    Dr. Sutrisno: Tindak Tegas Pelaku Transaksional di Pengadilan

    AAI ON: Tak Ada Jaminan Gaji Hakim Naik, Suap Nihil

    AAI ON: Tak Ada Jaminan Gaji Hakim Naik, Suap Nihil

    Seknas IM: Program MBG Cerahkan Masa Depan Generasi Bangsa

    Seknas IM: Program MBG Cerahkan Masa Depan Generasi Bangsa

    Prof Gayus: P21 Versus P19

    Prof Gayus: P21 Versus P19

    Pasal 509 Mengancam, Dr. Sawoung: Advokat Harus Beritikad Baik dan Taati Kode Etik

    Pasal 509 Mengancam, Dr. Sawoung: Advokat Harus Beritikad Baik dan Taati Kode Etik

    Prof Hassanain Haykal: Posisi Hukum Perbankan di Indonesia Harus Dibenahi

    Prof Hassanain Haykal: Posisi Hukum Perbankan di Indonesia Harus Dibenahi

  • Ekonomi & Bisnis
    Andre Rahadian Sukses Raih The Highly Regarded Lawyer IFLR1000

    Dentons HPRP Kaji Aturan Baru OJK Terkait Derivatif Aset Keuangan Digital

    Andre Rahadian: IAA Memperkuat Ekosistem Kedirgantaraan Indonesia

    Andre Rahadian: IAA Memperkuat Ekosistem Kedirgantaraan Indonesia

    Prof Hassanain Haykal Kenalkan “Green Banking”, Konsep Bank Masa Kini

    Prof Hassanain Haykal Kenalkan “Green Banking”, Konsep Bank Masa Kini

    KADIN DKI: Bea Cukai Soetta Kunci Kelancaran Ekspor-Impor Nasional

    Diana Dewi: Kedatangan Pebisnis AS Buka Ruang Investasi

    MoU KADIN DKI – Pegadaian: Perkuat Ekosistem Ekonomi Berkelanjutan

    MoU KADIN DKI – Pegadaian: Perkuat Ekosistem Ekonomi Berkelanjutan

    KADIN DKI Siap Mengawal Ranperda Rencana Pembangunan Industri Jakarta

    KADIN DKI Siap Mengawal Ranperda Rencana Pembangunan Industri Jakarta

  • Humaniora
    PMRI Bangun Sumur Bor Bagi Warga Terdampak Bencana di Aceh

    PMRI Bangun Sumur Bor Bagi Warga Terdampak Bencana di Aceh

    Ngeri! Gereja Ludes Dilalap Api di Simalungun

    Ngeri! Gereja Ludes Dilalap Api di Simalungun

    Lantik KORMI Jaksel, Diana Dewi Ajak Pengurus Terapkan Olahraga Masyarakat Inklusif

    Lantik KORMI Jaksel, Diana Dewi Ajak Pengurus Terapkan Olahraga Masyarakat Inklusif

    Gubernur DKI Resmikan Masjid As-Sakinah Nusantara SNJ Group

    Gubernur DKI Resmikan Masjid As-Sakinah Nusantara SNJ Group

    Dr. Anthon Sihombing: Indonesia Tuan Rumah Konferensi Dunia Badan Tinju WBC 2027

    Dr. Anthon Sihombing: Indonesia Tuan Rumah Konferensi Dunia Badan Tinju WBC 2027

    Bendahara MUI: Seni Budaya Islam Harus Relevan di Kehidupan Sosial

    Bendahara MUI: Seni Budaya Islam Harus Relevan di Kehidupan Sosial

    Tragis Kematian Warga Disabilitas di Papua, Ini Sikap PGI

    Presiden Cabut 28 Izin Korporasi Kehutanan, PGI: Good Job!

    Imlek 2577 Kongzili, MATAKIN Usung Tema Keadilan dan Kemiskinan

    Imlek 2577 Kongzili, MATAKIN Usung Tema Keadilan dan Kemiskinan

    Menang Telak, Prof Jamaluddin Jompa Rektor Unhas 2026-2030

    Menang Telak, Prof Jamaluddin Jompa Rektor Unhas 2026-2030

  • Eksklusif
    Diana Dewi: Pengusaha Sejati Harus Terus Belajar Sepanjang Hayat

    Diana Dewi bicara soal pentingnya action yang berdampak, tanpa perlu kehebohan

    Hassanain Haykal, Profesor Muda Hukum Perbankan

    Hassanain Haykal, Profesor Muda Hukum Perbankan

    Awali 2026, Suri Nusantara Jaya Group Gelar Donor Darah

    Awali 2026, Suri Nusantara Jaya Group Gelar Donor Darah

    Diana Dewi Dinobatkan Sebagai Tokoh Perempuan Penggerak Ekonomi & UMKM

    Diana Dewi Dinobatkan Sebagai Tokoh Perempuan Penggerak Ekonomi & UMKM

    Pelantikan Pengurus KORMI DKI, Diana Dewi: Jadikan Olahraga Budaya Warga Jakarta

    Pelantikan Pengurus KORMI DKI, Diana Dewi: Jadikan Olahraga Budaya Warga Jakarta

    GK Center ‘Turun Gunung’ Bantu Korban Bencana Sumatera

    GK Center ‘Turun Gunung’ Bantu Korban Bencana Sumatera

  • Inspirasi
    Demi Keutuhan Ciptaan, PGI Tolak PSN di Merauke

    Demi Keutuhan Ciptaan, PGI Tolak PSN di Merauke

    Andre Rahadian Masuk Jajaran 500 Leading Partner di Legal Asia Pasific

    Andre Rahadian Masuk Jajaran 500 Leading Partner di Legal Asia Pasific

    Forum CSR DKI Rilis Resolusi Bumi 2026, Ini Dia

    Forum CSR DKI Rilis Resolusi Bumi 2026, Ini Dia

    Suri Nusantara Jaya Berbagi Kebaikan di Awal 2026

    Suri Nusantara Jaya Berbagi Kebaikan di Awal 2026

    Kadin DKI Jakarta Dukung Penuh Retreat KADIN Indonesia di Lembah Tidar

    Diana Dewi Jabat Bendahara MUI Pusat 2025-2030

    Gemawira Gencar Latih AI Mahasiswa & Akademisi se-Indonesia

    Gemawira Gencar Latih AI Mahasiswa & Akademisi se-Indonesia

  • Opini
    Prof Gayus Lumbuun: Mutasi Bukan Solusi, Lakukan Evaluasi untuk Bersih-Bersih

    Quo Vadis Wajah Hukum Indonesia?

    Ketika Laut Dipagari, Siapa yang Diuntungkan?

    Ketika Laut Dipagari, Siapa yang Diuntungkan?

    MENCABIK POLITIK PATERNIALISME

    MENCABIK POLITIK PATERNIALISME

  • Indeks
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Politik & Hukum
    Dr. Sutrisno: Tindak Tegas Pelaku Transaksional di Pengadilan

    Dr. Sutrisno: Tindak Tegas Pelaku Transaksional di Pengadilan

    AAI ON: Tak Ada Jaminan Gaji Hakim Naik, Suap Nihil

    AAI ON: Tak Ada Jaminan Gaji Hakim Naik, Suap Nihil

    Seknas IM: Program MBG Cerahkan Masa Depan Generasi Bangsa

    Seknas IM: Program MBG Cerahkan Masa Depan Generasi Bangsa

    Prof Gayus: P21 Versus P19

    Prof Gayus: P21 Versus P19

    Pasal 509 Mengancam, Dr. Sawoung: Advokat Harus Beritikad Baik dan Taati Kode Etik

    Pasal 509 Mengancam, Dr. Sawoung: Advokat Harus Beritikad Baik dan Taati Kode Etik

    Prof Hassanain Haykal: Posisi Hukum Perbankan di Indonesia Harus Dibenahi

    Prof Hassanain Haykal: Posisi Hukum Perbankan di Indonesia Harus Dibenahi

  • Ekonomi & Bisnis
    Andre Rahadian Sukses Raih The Highly Regarded Lawyer IFLR1000

    Dentons HPRP Kaji Aturan Baru OJK Terkait Derivatif Aset Keuangan Digital

    Andre Rahadian: IAA Memperkuat Ekosistem Kedirgantaraan Indonesia

    Andre Rahadian: IAA Memperkuat Ekosistem Kedirgantaraan Indonesia

    Prof Hassanain Haykal Kenalkan “Green Banking”, Konsep Bank Masa Kini

    Prof Hassanain Haykal Kenalkan “Green Banking”, Konsep Bank Masa Kini

    KADIN DKI: Bea Cukai Soetta Kunci Kelancaran Ekspor-Impor Nasional

    Diana Dewi: Kedatangan Pebisnis AS Buka Ruang Investasi

    MoU KADIN DKI – Pegadaian: Perkuat Ekosistem Ekonomi Berkelanjutan

    MoU KADIN DKI – Pegadaian: Perkuat Ekosistem Ekonomi Berkelanjutan

    KADIN DKI Siap Mengawal Ranperda Rencana Pembangunan Industri Jakarta

    KADIN DKI Siap Mengawal Ranperda Rencana Pembangunan Industri Jakarta

  • Humaniora
    PMRI Bangun Sumur Bor Bagi Warga Terdampak Bencana di Aceh

    PMRI Bangun Sumur Bor Bagi Warga Terdampak Bencana di Aceh

    Ngeri! Gereja Ludes Dilalap Api di Simalungun

    Ngeri! Gereja Ludes Dilalap Api di Simalungun

    Lantik KORMI Jaksel, Diana Dewi Ajak Pengurus Terapkan Olahraga Masyarakat Inklusif

    Lantik KORMI Jaksel, Diana Dewi Ajak Pengurus Terapkan Olahraga Masyarakat Inklusif

    Gubernur DKI Resmikan Masjid As-Sakinah Nusantara SNJ Group

    Gubernur DKI Resmikan Masjid As-Sakinah Nusantara SNJ Group

    Dr. Anthon Sihombing: Indonesia Tuan Rumah Konferensi Dunia Badan Tinju WBC 2027

    Dr. Anthon Sihombing: Indonesia Tuan Rumah Konferensi Dunia Badan Tinju WBC 2027

    Bendahara MUI: Seni Budaya Islam Harus Relevan di Kehidupan Sosial

    Bendahara MUI: Seni Budaya Islam Harus Relevan di Kehidupan Sosial

    Tragis Kematian Warga Disabilitas di Papua, Ini Sikap PGI

    Presiden Cabut 28 Izin Korporasi Kehutanan, PGI: Good Job!

    Imlek 2577 Kongzili, MATAKIN Usung Tema Keadilan dan Kemiskinan

    Imlek 2577 Kongzili, MATAKIN Usung Tema Keadilan dan Kemiskinan

    Menang Telak, Prof Jamaluddin Jompa Rektor Unhas 2026-2030

    Menang Telak, Prof Jamaluddin Jompa Rektor Unhas 2026-2030

  • Eksklusif
    Diana Dewi: Pengusaha Sejati Harus Terus Belajar Sepanjang Hayat

    Diana Dewi bicara soal pentingnya action yang berdampak, tanpa perlu kehebohan

    Hassanain Haykal, Profesor Muda Hukum Perbankan

    Hassanain Haykal, Profesor Muda Hukum Perbankan

    Awali 2026, Suri Nusantara Jaya Group Gelar Donor Darah

    Awali 2026, Suri Nusantara Jaya Group Gelar Donor Darah

    Diana Dewi Dinobatkan Sebagai Tokoh Perempuan Penggerak Ekonomi & UMKM

    Diana Dewi Dinobatkan Sebagai Tokoh Perempuan Penggerak Ekonomi & UMKM

    Pelantikan Pengurus KORMI DKI, Diana Dewi: Jadikan Olahraga Budaya Warga Jakarta

    Pelantikan Pengurus KORMI DKI, Diana Dewi: Jadikan Olahraga Budaya Warga Jakarta

    GK Center ‘Turun Gunung’ Bantu Korban Bencana Sumatera

    GK Center ‘Turun Gunung’ Bantu Korban Bencana Sumatera

  • Inspirasi
    Demi Keutuhan Ciptaan, PGI Tolak PSN di Merauke

    Demi Keutuhan Ciptaan, PGI Tolak PSN di Merauke

    Andre Rahadian Masuk Jajaran 500 Leading Partner di Legal Asia Pasific

    Andre Rahadian Masuk Jajaran 500 Leading Partner di Legal Asia Pasific

    Forum CSR DKI Rilis Resolusi Bumi 2026, Ini Dia

    Forum CSR DKI Rilis Resolusi Bumi 2026, Ini Dia

    Suri Nusantara Jaya Berbagi Kebaikan di Awal 2026

    Suri Nusantara Jaya Berbagi Kebaikan di Awal 2026

    Kadin DKI Jakarta Dukung Penuh Retreat KADIN Indonesia di Lembah Tidar

    Diana Dewi Jabat Bendahara MUI Pusat 2025-2030

    Gemawira Gencar Latih AI Mahasiswa & Akademisi se-Indonesia

    Gemawira Gencar Latih AI Mahasiswa & Akademisi se-Indonesia

  • Opini
    Prof Gayus Lumbuun: Mutasi Bukan Solusi, Lakukan Evaluasi untuk Bersih-Bersih

    Quo Vadis Wajah Hukum Indonesia?

    Ketika Laut Dipagari, Siapa yang Diuntungkan?

    Ketika Laut Dipagari, Siapa yang Diuntungkan?

    MENCABIK POLITIK PATERNIALISME

    MENCABIK POLITIK PATERNIALISME

  • Indeks
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
INNEWS.CO.ID
Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
Beranda Politik & Hukum

Hindari Politik Paternalistik, Prof Gayus Usulkan Pembentukan Mahkamah Etik

admin oleh admin
di Politik & Hukum
Waktu Membaca:4 menit dibaca
0
Hindari Politik Paternalistik, Prof Gayus Usulkan Pembentukan Mahkamah Etik

Prof Gayus Lumbuun, mantan Hakim Agung RI, tampil apik dalam Diskusi Visi Negarawan dengan tema "Mencabik Politik Paternalistik", di MetroTV, Jumat (26/7/2024)

Jakarta, innews.co.id – Seorang pemimpin di semua strata sejatinya harus memberi teladan kepada orang-orang yang dipimpinnya, bukan malah membuat masalah. Namun, kenyataan di Indonesia tidak demikian. Pelanggaran etika seolah menjadi tren di kalangan penyelenggara negara.

Gambaran itu disampaikan Prof Gayus Lumbuun, mantan Hakim Agung RI, dalam Diskusi Visi Negarawan dengan tema “Mencabik Politik Paternalistik”, di MetroTV, Jumat (26/7/2024). Bahkan, bisa dikatakan saat ini, kita sedang krisis kepemimpinan.

Sudah menjadi rahasia umum, bagaimana Anwar Usman Ketua Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) dipecat gegara menjadi bagian dari kronisme, sehingga putusannya dalam meloloskan Gibran Rakabuming Raka jelas menunjukkan keberpihakan. Juga Ketua KPU Hasyim Asy’ari tersangkut kasus perempuan dan Ketua KPK Firli Bahuri dipecat terkait dugaan pemerasan.

“Semua itu menunjukkan telah terjadi pelanggaran etika yang dilakukan oleh ketiga pejabat negara tersebut. Ini kan memalukan. Mereka yang harusnya menjadi teladan, malah cacat etika,” kritik Prof Gayus.

Prof Gayus Lumbuun, usulkan pembentukan Mahkamah Etik

Dirinya menyebut, banyak pemimpin masa kini minim etika. Itu nampak dari banyaknya muncul kasus-kasus korupsi, penyalahgunaan kekuasaan (abuse of power), dan lainnya. Dengan kata lain, pemimpin sekarang banyak tersangkut skandal korupsi, kolusi, dan nepotisme. Mereka terjerembab pada harta, tahta, dan wanita. Semuanya bermuara pada etika yang negatif.

Untuk itu, Prof Gayus menilai perlu dibuat Mahkamah Etik yang bertugas menyidangkan kasus-kasus pelanggaran etik yang dilakukan oleh para pemimpin di negara ini.

“Kita butuh pemimpin yang berkarakter. Saat ini, sistem nilai itu rontok. Salah satu karena tidak ada lagi role model,” kata Romo Benny Susetyo, penggiat demokrasi yang juga Staf Khusus Ketua Dewan Pengarah BPIP.

Bicara etika tentu terkait dengan kepatuhan terhadap norma-norma. Kepatuhan itu tahu mana yang pantas dan tidak. Demikian juga pendidikan Pancasila tidak lagi sebatas doktrin, tapi lebih ke aplikasi. “Saat ini kita menghadapi budaya hipokrit, di mana antara realita dan fakta itu berbeda. Pendidikan Pancasila harusnya menjadi kepatuhan etik bagi penyelenggara negara. Jadi, perilaku penyelenggara negara harus sejalan dengan nilai-nilai Pancasila,” imbuhnya.

Ditegaskan, saat ini kita tidak memiliki pemimpin-pemimpin yang berjiwa negarawan. Kultur yang berkembang di negara kita adalah kultur jalan pintas.

Tegakkan etika

Menyitir pendapat S.L. Litman dan J. Suest, Prof Gayus menjelaskan bahwa struktur ketatanegaraan terdiri dari suprastruktur politik dan infrastruktur politik. Suprastruktur adalah kelompok orang yang berkuasa seperti lembaga eksekutif, legislatif, dan yudikatif. Sedangkan infrastruktur politik yang diatur oleh suprastruktur itu, terdiri dari lima komponen, yaitu: partai politik, golongan kepentingan, alat komunikasi politik, golongan penekan dan tokoh politik. Prasyarat terbentuknya suatu negara demokrasi dari suprastruktur politik dan infrastruktur politik.

“Carut marut pemimpin bangsa karena di suprastruktur ini sudah kental nepotisme yang membentuk oligarkhi. Demokrasi sekarang terselubung. Sepertinya bebas, ternyata di dalamnya tidak,” tegas Prof Gayus.

Baginya, kalau demokrasi di Indonesia mau baik, maka hukum dan etika harus ditegakkan. “Kondisi negara kita sedang tidak baik-baik saja karena berbagai pengaruh. Sehingga banyak pimpinan jadi ikut-ikutan jadi tidak baik. Mungkin saat awal jadi pemimpin baik, tapi lama-lama jadi tidak baik,” tukasnya.

Menanggapi hal tersebut, Romo Benny mempertegas, “Kultur di Indonesia itu kental dengan nepotisme, kedekatan, dan kekeluargaan. Ini yang harus diberantas”.

Prof Gayus mencontohkan, mantan Ketua Hakim MK Anwar Usman, yang menurutnya, mungkin di awal baik. Tapi karena pengaruh kepentingan dan sebagainya, jadi bertindak tidak baik. Karenanya, orang baik kalau sudah menduduki jabatan tinggi, belum tentu selamanya berlaku baik.

Seorang pemimpin, sambung Prof Gayus, adalah orang yang telah selesai dengan dirinya. Artinya, tidak lagi memikirkan diri, keluarga dan kelompoknya, melainkan kepentingan rakyat banyak.

Ini sejalan dengan filosofi Ki Hajar Dewantara tentang kepemimpinan. Dia menyebut, Ing Ngarso Sung Tulodo, Ing Madyo Mbangun Karso, Tut Wuri Handayani.

In Ngarso Sung Tulodo mengandung arti, di depan menjadi atau memberikan teladan; Ing Madyo Mbangun Karso (memberi spirit dan motivasi), dan Tut Wuri Handayani (dari belakang mendorong atau memberikan dorongan).

“Kalau sistemnya tidak diperbaiki dan tidak ditata kembali, kita akan terus menghadapi situasi seperti itu. Yang harus kita lakukan adalah membuat kelembagaan, semacam Lembaga Etik, seperti yang diusulkan Prof Gayus,” seru Romo Benny.

Menurutnya, lembaga ini sangat penting. Karena kalau kita bicara etika, itu dimungkinkan ketika sistem nilai dalam masyarakat membangun ekosistem etik ini. Misal, orang malu melakukan korupsi, bukan karena takut dihukum, tapi dianggap sudah melanggar etika. Jadi, nilai kejujuran dan integritas menjadi hal yang utama, bukan kekuasaan.

“Ini harus dilembagakan supaya menjadi habitus masyarakat Indonesia,” tegasnya.

Mahkamah Etik

Prof Gayus menambahkan, seorang pejabat harus bisa menjaga kehormatannya untuk tidak menyimpang, berbeda perkataan dengan perbuatan.

“Etika moral itu lebih luas daripada hukum. Seorang pemimpin yang baik harus bisa mengedepankan hal tersebut. Misal, seorang kepala negara memarahi secara kasar atau menampar bawahannya. Mungkin secara hukum dianggap ringan, tapi secara etika, bisa diberhentikan dari jabatannya,” bebernya.

Pentingnya dibentuk Mahkamah Etik di Indonesia, kata Prof Gayus, agar semua perbuatan, terutama para penyelenggara negara bisa dibawa ke ‘persidangan’ dan diberi hukuman yang setimpal. Kebetulan yang belum punya kode etik itu kan Presiden. Belum ada Etika Kepresidenan.

Romo Benny menimpali, etika itu perintah dan kewajiban untuk menjalankan yang baik dan menghindari yang buruk. Seorang yang memiliki etika tahu mana yang pantas dan layak dilakukan. Kita harus memiliki etika dalam hidup berbangsa dan bernegara. Sehingga para pemimpin memiliki kepatuhan dan standar moral untuk tidak melanggar kepatutan tersebut. “Pelanggaran etis itu hukumannya berat karena ada sanksi, baik sanksi sosial maupun sanksi pada dirinya sendiri. Kita harus membangun ekosistem etika pada penyelenggara negara,” tandasnya.

Romo Benny menegaskan, Kepala Negara sekalipun harus beretika karena menjadi role model dari penerapan etika itu sendiri, sehingga Presiden tidak memanipulasi hukum untuk kepentingan saudara, kerabat, atau orang-orang dekatnya. Jadi, sistem nilainya yang harus dibangun. Kalau tidak ada sistem nilai, berat kita. Itu juga salah satu cara mengatasi politik jalan pintas.

Narasumber lain, Prof Semiarto Aji Purwanto Guru Besar Antropologi Universitas Indonesia, mendukung gagasan Prof Gayus membentuk lembaga etik. “Saya mendukung dibentuknya Lembaga Etik. Itu hal penting sehingga para penyelenggara negara bisa mengutamakan etika dalam melaksanakan tugas jabatannya,” cetusnya.

Gagasan pembentukan Mahkamah Etik harusnya menjadi pertimbangan para pemimpin bangsa kedepan untuk melawan tirani yang mencoba mengobok-obok negara ini dengan memperpanjang dan melanggengkan kekuasaan melalui segala cara. (RN)

Post Views: 680
Tag: Anwar UsmanFirli BahuriHasyim Asy'ariMahkamah EtikMetro TVProf Gayus LumbuunRomo Benny Susetyo
BagikanTweetPinBagikanKirimBagikan
Berita Sebelumnya

Forum CSR Indonesia: Kosabangsa Program Kolaborasi Lintas Lembaga

Berita Berikutnya

MENCABIK POLITIK PATERNIALISME

Berita Terkait

Dr. Sutrisno: Tindak Tegas Pelaku Transaksional di Pengadilan
Politik & Hukum

Dr. Sutrisno: Tindak Tegas Pelaku Transaksional di Pengadilan

8 Februari 2026
AAI ON: Tak Ada Jaminan Gaji Hakim Naik, Suap Nihil
Politik & Hukum

AAI ON: Tak Ada Jaminan Gaji Hakim Naik, Suap Nihil

7 Februari 2026
Seknas IM: Program MBG Cerahkan Masa Depan Generasi Bangsa
Politik & Hukum

Seknas IM: Program MBG Cerahkan Masa Depan Generasi Bangsa

4 Februari 2026
Prof Gayus: P21 Versus P19
Politik & Hukum

Prof Gayus: P21 Versus P19

4 Februari 2026
Pasal 509 Mengancam, Dr. Sawoung: Advokat Harus Beritikad Baik dan Taati Kode Etik
Politik & Hukum

Pasal 509 Mengancam, Dr. Sawoung: Advokat Harus Beritikad Baik dan Taati Kode Etik

3 Februari 2026
Prof Hassanain Haykal: Posisi Hukum Perbankan di Indonesia Harus Dibenahi
Politik & Hukum

Prof Hassanain Haykal: Posisi Hukum Perbankan di Indonesia Harus Dibenahi

31 Januari 2026
Ngeri! Advokat Bisa Dipidana di KUHP Baru, Dr. Sutrisno Beri Tips Jitu
Politik & Hukum

Ngeri! Advokat Bisa Dipidana di KUHP Baru, Dr. Sutrisno Beri Tips Jitu

30 Januari 2026
Polemik Lahan di Siborong-borong, Polisi Patgulipat atau Tak Bernyali?
Politik & Hukum

Polres Taput Tak Becus, Kasus Tanah Eks Anggota DPR Dibawa ke Poldasu

29 Januari 2026
Seknas Indonesia Maju: Polri Dibawah Kementerian Negara Dalam Bahaya
Politik & Hukum

Seknas Indonesia Maju: Polri Dibawah Kementerian Negara Dalam Bahaya

29 Januari 2026
Berita Berikutnya
MENCABIK POLITIK PATERNIALISME

MENCABIK POLITIK PATERNIALISME

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terpopuler

Minta TNI Tidak Jadikan Sekolah Sebagai Markas, Yance Mote: Pimpinan Daerah Carikan Pos Militer

Minta TNI Tidak Jadikan Sekolah Sebagai Markas, Yance Mote: Pimpinan Daerah Carikan Pos Militer

3 Juni 2025
Ali Nurdin Bantah Tudingan Nadiem Serahkan Uang ke Jokowi di Medsos

Ali Nurdin Bantah Tudingan Nadiem Serahkan Uang ke Jokowi di Medsos

18 Juli 2025
Dr. Sutrisno: Ada Sesuatu Dibalik Gugatan Rangkap Jabatan Ketum Peradi

Dr. Sutrisno: Ada Sesuatu Dibalik Gugatan Rangkap Jabatan Ketum Peradi

26 Juni 2025
UU Advokat Masuk Prolegnas Prioritas, Advokat Senior Beri Masukan Kritis

UU Advokat Masuk Prolegnas Prioritas, Advokat Senior Beri Masukan Kritis

23 September 2025

Top News

Minta TNI Tidak Jadikan Sekolah Sebagai Markas, Yance Mote: Pimpinan Daerah Carikan Pos Militer

Minta TNI Tidak Jadikan Sekolah Sebagai Markas, Yance Mote: Pimpinan Daerah Carikan Pos Militer

3 Juni 2025
Ali Nurdin Bantah Tudingan Nadiem Serahkan Uang ke Jokowi di Medsos

Ali Nurdin Bantah Tudingan Nadiem Serahkan Uang ke Jokowi di Medsos

18 Juli 2025
Dr. Sutrisno: Ada Sesuatu Dibalik Gugatan Rangkap Jabatan Ketum Peradi

Dr. Sutrisno: Ada Sesuatu Dibalik Gugatan Rangkap Jabatan Ketum Peradi

26 Juni 2025
UU Advokat Masuk Prolegnas Prioritas, Advokat Senior Beri Masukan Kritis

UU Advokat Masuk Prolegnas Prioritas, Advokat Senior Beri Masukan Kritis

23 September 2025

Terkini

Dr. Sutrisno: Tindak Tegas Pelaku Transaksional di Pengadilan

Dr. Sutrisno: Tindak Tegas Pelaku Transaksional di Pengadilan

8 Februari 2026
AAI ON: Tak Ada Jaminan Gaji Hakim Naik, Suap Nihil

AAI ON: Tak Ada Jaminan Gaji Hakim Naik, Suap Nihil

7 Februari 2026
PMRI Bangun Sumur Bor Bagi Warga Terdampak Bencana di Aceh

PMRI Bangun Sumur Bor Bagi Warga Terdampak Bencana di Aceh

5 Februari 2026
Demi Keutuhan Ciptaan, PGI Tolak PSN di Merauke

Demi Keutuhan Ciptaan, PGI Tolak PSN di Merauke

5 Februari 2026
Ngeri! Gereja Ludes Dilalap Api di Simalungun

Ngeri! Gereja Ludes Dilalap Api di Simalungun

5 Februari 2026
INNEWS.CO.ID

Innews.co.id adalah portal berita terpercaya yang menyajikan informasi akurat dan terkini, mencakup berbagai topik seperti politik, hukum, dan ekonomi, dengan fokus pada kualitas dan kecepatan.

Ikuti Media Sosial Kami

Kategori Berita

  • Ekonomi & Bisnis
  • Eksklusif
  • Humaniora
  • Inspirasi
  • Opini
  • Politik & Hukum

Berita Terbaru

Dr. Sutrisno: Tindak Tegas Pelaku Transaksional di Pengadilan

Dr. Sutrisno: Tindak Tegas Pelaku Transaksional di Pengadilan

8 Februari 2026
AAI ON: Tak Ada Jaminan Gaji Hakim Naik, Suap Nihil

AAI ON: Tak Ada Jaminan Gaji Hakim Naik, Suap Nihil

7 Februari 2026
  • Disclaimer
  • Kode Etik
  • Pedoman Media Siber

Copyright © 2025 | INNEWS.CO.ID

Tidak Ada Hasil
Lihat Semua Hasil
  • Beranda
  • Politik & Hukum
  • Ekonomi & Bisnis
  • Humaniora
  • Eksklusif
  • Inspirasi
  • Opini
  • Indeks

Copyright © 2025 | INNEWS.CO.ID