Jakarta, innews.co.id – Penguatan ekosistem aviasi di Indonesia memberi harapan baru bagi keberlanjutan bisnis penerbangan ditengah dinamika perkembangan zaman.
Karena sejumlah pakar dan pebisnis penerbangan membentuk Indonesia Aviation Association (IAA), yang secara resmi di launching di Hotel Mulia, Jakarta, Rabu (28/1/2026).

“IAA dibentuk sebagai wadah kolaborasi nasional yang bertujuan memperkuat ekosistem aviasi Indonesia melalui peningkatan keselamatan, tata kelola, pengembangan sumber daya manusia, riset dan inovasi, serta daya saing industri penerbangan nasional,” kata Dewan Penasihat IAA, Andre Rahadian, SH., LL.M., dalam keterangannya, hari ini.
Menurutnya, IAA memiliki peran strategis dalam mendorong kemajuan industri penerbangan di Indonesia. Selain itu, kehadiran IAA bisa memberi solusi terhadap sejumlah permasalahan kedirgantaraan di Indonesia.
“Kehadiran wadah ini merupakan langkah strategis untuk membangun ekosistem aviasi nasional yang lebih maju dan terintegrasi. Juga dapat menjadi partner pemerintah dalam memperkuat konektivitas udara dan kedaulatan dirgantara,” ujar praktisi hukum dari Dentons HPRP ini.

Dirinya berharap IAA dapat menjadi simpul strategis yang menjembatani kepentingan regulator, industri, dan pemangku kepentingan lainnya dalam mendukung pembangunan transportasi udara yang andal, berkelanjutan, dan berorientasi pada kepentingan nasional.
Dikatakannya, IAA harus memainkan peran pada peningkatan kedirgantaraan di Indonesia, advokasi kebijakan, peningkatan kapasitas dan sertifikasi, riset dan data, dan bisnis penerbangan yang berkelanjutan.
“Kita berharap industri penerbangan di Indonesia bisa memainkan peran strategis, baik secara nasional maupun internasional,” tukasnya. (RN)













































