Jakarta, innews.co.id – Penguatan UMKM, koperasi, dan pemberdayaan ekonomi dari akar rumput merupakan kebutuhan nyata yang manfaatnya bisa langsung dirasakan oleh masyarakat.
Hal tersebut dikatakan Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) DKI Jakarta Diana Dewi, usai mengikuti Kongres Umat Islam Indonesia VIII, yang diselenggarakan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Hotel Bidakara, Jakarta, 24–27 Juli 2026.
Kegiatan bertema “Ulama Bersatu, Bangsa Berdaulat, Negara Kuat” ini menghasilkan 12 butir rekomendasi penting bagi arah kebijakan umat dan negara.
“Forum yang mempertemukan banyak pemikiran untuk kemajuan umat dan bangsa telah menghasilkan dorongan untuk menjadikan ekonomi kerakyatan sebagai arus utama pembangunan,” jelas Diana Dewi yang juga Wakil Bendahara MUI Pusat ini.
Dirinya menilai penting penguatan UMKM, koperasi, dan pemberdayaan ekonomi dari bawah, dimana kemanfaatannya bisa langsung dirasakan oleh masyarakat.
Diana Dewi berkeyakinan, umat yang kuat lahir dari ekonomi yang berdaya. “Membangun itu adalah tanggung jawab kita bersama, pemerintah, dunia usaha, dan seluruh elemen,” tukasnya.
Poin lainnya yang dihasilkan dalam pertemuan tersebut adalah mendorong penguatan peran masyarakat sipil dan fungsi amar makruf nahi mungkar yang kritis terhadap penegakan hukum. Dan, pembahasan konsolidasi ekonomi dan keuangan syariah nasional serta penguatan nilai adab di tengah era digital dan kecerdasan buatan (AI). (RN)














































