Jakarta, innews.co.id – Kondisi ekonomi nasional dan global belum sepenuhnya stabil, bahkan cenderung terasa semakin berat. Namun, hal tersebut jangan sampai menutup ruang gerak kita.
Hal tersebut dikatakan pengusaha nasional Diana Dewi. “Situasi ekonomi yang menantang, membuat banyak dari kita bertanya, apa yang sebenarnya bisa dilakukan? Jawabannya, tetap ada dan sebagian besar berada dalam kendali diri kita,” ujarnya di Jakarta, Kamis (25/6/2026).
Saat ini ada kecenderungan lapangan kerja formal menyempit dan daya beli tertekan. “Tekanan keadaan jangan sampai menutup ruang kita untuk bergerak,” serunya.
Bagi Founder Toko Daging Nusantara ini, keadaan yang sulit tidak menutup ruang untuk bergerak. Disanalah daya tahan kita justru terbentuk. “Tetap tenang dalam menilai, tetap bijak dalam mengelola, dan tetap produktif dalam melangkah,” ujarnya memberi tips.
Ada tiga hal yang bisa dilakukan, kata Diana, yakni, kelola keuangan dengan cermat. Pahami kondisi keuangan, tahan diri dari utang konsumtif, dan siapkan dana darurat sebagai penopang saat keadaan berubah.
Kedua, tingkatkan keterampilan yang relevan. Keadaan boleh berubah, tetapi keterampilan yang terus diasah akan membuat kita tetap dibutuhkan. Pelajari hal baru yang sesuai dengan kebutuhan zaman.
Ketiga, buka peluang penghasilan tambahan. Tidak bergantung pada satu sumber pemasukan membuat kita lebih siap. Manfaatkan keterampilan dan ruang digital untuk membuka jalur pendapatan baru.
“Yakinlah kita bisa melewati kondisi ini. Tidak apa jika langkahnya pelan. Yang penting kita terus bergerak, saling menguatkan, dan tetap percaya keadaan bisa membaik,” pungkas Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (KADIN) DKI Jakarta ini. (RN)












































